Story cover for Jangan dibaca :( by DeeMhrny
Jangan dibaca :(
  • WpView
    Reads 2,683
  • WpVote
    Votes 682
  • WpPart
    Parts 40
  • WpView
    Reads 2,683
  • WpVote
    Votes 682
  • WpPart
    Parts 40
Ongoing, First published Feb 18, 2019
[STARTED 2 MARCH 2K19]

Ini hanya berupa curahan hati, luapan kekecewaan terhadap cinta yang dianggap sungguhan, namun nyatanya justru hanya berupa maya. 

Semesta benar - benar tidak adil. Ia mendatangkan sosok yang tak pernah kuduga sebelumnya, lalu membuatku jatuh hati dan cinta setengah mati sebelum akhirnya ditinggalkan tanpa alasan yang pasti. 

Andai kamu ikut membaca ini, aku tidak yakin kamu akan sanggup membacanya hingga akhir. Karena ini jelas akan menyinggungmu. Bahkan membuatmu berniat untuk kembali, mungkin? 

Tapi maaf, aku sudah terbiasa tanpamu.. Aku tidak ingin kau datang hanya untuk menghancurkan bahagiaku.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Jangan dibaca :( to your library and receive updates
or
#410puitis
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU cover
Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ] cover
Waktu Senggang (SEGERA TERBIT!)  cover
Puisi Kemana Saja cover
Kalimat Rasa [FINISH] cover
Perihku Ditinggalkan cover
Lelaki di Tahun 2011 [DONE✔️] cover
Jejak cover
PROSPECT HEART (End) cover

MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU

16 parts Complete

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.