Still The Same

Still The Same

  • WpView
    Reads 311,256
  • WpVote
    Votes 22,394
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Oct 13, 2025
WARNING!! Adults Only! Terdapat banyak kata-kata kasar dan adegan kekerasan! Mohon bijaklah memilih bacaan. ** Ketika kau dikhianati oleh dua orang yang kau percaya sekaligus, orang yang dipercaya sebagai cinta pertamamu dan seseorang yang kau yakini sebagai cinta terakhirmu. Ketika aku yakin cinta adalah hal yang paling sempurna di dunia karena menghadirkan keluarga bahagia untukku dan adikku. Tapi kenyataan menamparku dengan keras saat tahu pria yang paling aku cintai dan hormati yang seharusnya ku panggil ayah memilih wanita lain dan meninggalkan ibuku, aku dan adikku dalam kehancuran. Kami dikhianati dan dibohongi. Dan ketika semua itu belum cukup menghancurkanku. Seorang lagi yang aku anggap akan ada di sampingku selamanya dan menopangku juga melakukan hal yang sama. Dia memilih bersama anak wanita penghancur rumah tangga orang tuaku, dan meninggalkanku. Di sana lah aku merasa asing dan melihat dunia seperti bahagia berperang menghianatiku. Yang ku tahu setelahnya tidak ada yang namanya cinta, itu hanya ilusi yang diciptakan manusia untuk menciptakan dunia penuh sandiwara. Kenyataan hanya obsesi dan napsu yang berkuasa. Kalau pun cinta ada, itu hanya dimiliki oleh mereka yang lemah. Dan, Aku? aku memilih untuk tidak menjadi lemah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (End) Ketika Hanya Hati yang Saling Bicara
  • Kamu 너는 -- Kenangan Tentang Luka Dan Cinta
  • Perfect Queen
  • (un) Happy Wedding
  • True Love [Completed✔]
  • Best Partner (TAMAT)
  • About Meet (COMPLETED)
  • That Bastard Is My Husband (Sedang Revisi✔)
  • Where The Feelings
  • My Cold boyfriend [TAMAT]✔️ Belum direvisi

Apa yang para perempuan pikirkan saat meninggalkan gue menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya? Dua kali, gue dikecewakan. Gue tidak pantas? Iman belum kuat? Gue bukan calon nahkoda yang cocok bagi bahtera rumah tangga mereka? Yang pertama, bisa termaafkan. Tapi tidak yang kedua. Dia semena-mena memberi undangan, di saat gue sedang gencar-gencarnya memperbaiki diri. Mengejar ketertinggalan dari apa yang telah dipeluknya sejak lahir. Sekarang, kami dipertemukan dalam kesempatan baru yang menurut gue ini bakal mustahil. Enggak! Bukan mustahil! Tapi gue punya harga diri untuk nggak akan mengemis-emis cinta lagi darinya! (Spin off Heart & Vein. Kisah Arteria Zicco dan ...)

More details
WpActionLinkContent Guidelines