"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku

"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Fri, May 8, 2020
semua kisahku bermula saat pertama engkau hadir dihadapan mataku. wajah itu tak pernah hilang dari bayangan anganku. selalu menghanyut senyummu dalam kalbuku. semua kisah puisi hanya menggambarkan tentang keindahan dirimu. tak pernah bosan tanganku menulis untukmu. tak pernah lelah jemariku melukiskan indahnya parasmu. sinar mentari,tiupan angin,desiran rumput,kemersik daun,kicauan burung,gemercik air, bag menggambarkan pesona indah parasmu. alunan seruling bambu,senduh dentingan gitar, terus mengiringi merdu suaramu dalam relung hatiku. tak pernah lupa selalu terngiang dalam kepalaku " bang Ar!". setiap saat, setiap hari, aku berusaha selalu ada untukmu. menjagamu sekeras apa pun, membimbingmu sejauh apa pun, menuntunmu sesulit apa pun. bagai sepasang merpati yang selalu terbang beriringan, bagai sepasang kelinci yang selalu melompat bersamaan. namun, aku hanyalah akar untukmu. yang menopangmu, menjaga agar kau tetap berdiri.namun, aku hanyalah aliran air untukmu. yang menjadi wadah untukmu berenang semakin jauh. senyummu adalah bahagia untukku, namun tangismu bukanlah sedihku. karena aku harus kuat untuk membuatmu tersenyum sepanjang hari. hingga kau melantunkan suara merdumu "bang Ar!". namun, bagai dentuman guntur di siang bolong, bagai derasnya hujan di panas terik. semua berubah karena ke egoisanku. karenaku, bunga yang indah mekar kini layu dan gugur. karenaku, angin sepoi peniup melodi kini menjadi badai topan yang ganas. yang tinggal hanya dentingan pedang yang beradu, hanya desingan peluru yang memburu. saling membekas luka, menyayat sembilu dalam relung hati. menjatuhkan merpati, membinasakan kelinci, menumpahkan darah di sepanjang perjalanan yang tersisa. kini hanya ada akar tanpa pohon, air tanpa ikan, dan selembar kertas putih. kini yang terbakar hanya amarah yang mengatakan "tolong jauhi aku!".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Diary
  • Mahligai Sunyi
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • »The Love Behind Secrets!
  • RUMPANG RAMPUNG
  • Cassandra✔✔
  • The Last Birthday With You
My Diary

Kata siapa jatuh cinta itu ada batas usia Kata siapa jatuh cinta itu harus sebaya Toh cinta datang dari hati yang bermetamorfosa menjadi sayang Bahkan kita sendiri tidak tahu kenapa bisa timbul rasa cinta Karena definisi cinta sejati tak akan bisa tergambar dengan kata kata buaya Ia tak akan bisa dibatasi usia Ia datang dengan tulus dan menetap dengan bahagia Kawanku, mari aku ceritakan kisah cinta sederhana ini Sebelum itu, pernahkah kalian jatuh cinta pada sosok yang lebih tua Maksudku, 2 bahkan 3 tahun diatas kalian walaupun aku sadar, bahwa bersama dengannya adalah suatu kemustahilan kerena tasbihku tak akan bisa pernah bersatu dengan kalung salibnya sampai saat ini perasaan itu tak tergantikan Entah bagaimana dia membuatku bisa sejauh ini mencintainya Entah bagaimana dia menbuatku menetap dengan sengsara Bahkan jarak dan waktu memisahkan kami Kita juga tak pernah dekat sebagai orang special dimasa lalu Hanya bertutur sapa layaknya adek kelas 1 tahun, ya hanya 1 tahun aku mengenalnya Lalu ia melanjutkan mimpinya ke kota nun jauh disana Dan 9 tahun, ya 9 tahun aku menyimpan perasaan bodoh ini Banyak orang baru yang kutemui, banyak orang baru yang masuk kehidupku Tapi tidak ada yang membuat aku mencinta seperti aku mencintainya Menangis seperti aku mengeluarkan air mata hanya untuk sosoknya Merana hanya memandang status WA tanpa bisa membalas sesuka Meratap sosok gagah berani dengan panah dan kudanya Aku hanya gadis beranjak dewasa yang memimpikan pangeran berkuda putih datang dengan gagahnya Bisakah dia menjadi pengeranku? Bisakah dia membawaku dengan kudanya layak Ertugrul Ghazi membawa Halime Hatun di series Turki yang aku tonton Bolehkan aku bermimpi demikian?

More details
WpActionLinkContent Guidelines