Para Penakluk, Sang Pemantik

Para Penakluk, Sang Pemantik

  • WpView
    Reads 419
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 8, 2019
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Hari naas itu resmi merubah status Zaky yang awalnya yatim, kini menjadi yatim piatu. Kebakaran yang melumat rumah tempat tinggalnya di desa nun jauh di pelosok Sulawesi, telah merenggut ibu Zaky. Ayahnya sendiri dikabarkan meninggal sejak zaky masih bayi. Beruntung ada keluarga dari pihak ayah yang bersedia menampung. Semenjak kejadian itu Zaky menjadi pendiam dan muram. Kehidupannya mulai kembali ceria semenjak pertemuan dengan Ilman. Bocah sebaya yang jenius dan cerewet itu telah berhasil mengembalikan semangat hidup Zaky yang seakan mati suri. Tapi pertemuan dengan Ilman bukan hanya menghapus hari-hari sedihnya, serentetan masalah dan peristiwa aneh mulai berdatangan. Terjebak pertarungan sihir, bertemu bidadari, hingga mengantarnya pada rahasia kehidupan mendiang ayahnya yang ternyata berkaitan langsung dengan sebuah "kota tak kasat mata". Novel ini berlatar Indonesia Masa kini, namun dengan takdir yang berbeda, ya, Indonesia yang lebih beruntung. Selamat membaca... Jangan lupa dukungannya yaa.. Terimakasih
All Rights Reserved
#496
religi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ZAWIL
  • Garis Singgung Dua Dimensi
  • BOOK I : Soul Fragment
  • Alone at Last: Finishing Trouble with Trouble (Book 1)
  • Sweet Dream
  • Tentang Kota Ini
  • Mythology Universe (1) : HIRAETH
  • Sabuk Kyai [SEGERA DI FILMKAN]
  • Asphodel ✓
  • Langit Senja di Kota Nabi
ZAWIL

Zawil Arzendra adalah remaja cerdas yang menyimpan banyak misteri. Sebagai pewaris perusahaan terbesar di Jakarta, hidupnya telah digariskan-meneruskan kerajaan bisnis sang ayah. Tapi di balik semua itu, Zawil menyimpan mimpi yang tak pernah didukung siapa pun... bahkan oleh orang tuanya sendiri. Sementara itu, Azura Xaviera, sahabat masa kecilnya, tumbuh menjadi gadis ambisius yang terlihat percaya diri dan berani mengambil risiko. Namun, tak ada yang tahu bahwa di balik senyum dan prestasinya, Azura hidup dalam bayang-bayang kakak-kakaknya. Ia terus dibandingkan, dituntut, bahkan tak diberi ruang untuk menjadi dirinya sendiri. Zawil dan Azura saling memahami-dua jiwa yang terluka, saling menjadi tempat bernaung. Tapi waktu dan takdir memisahkan mereka. Zawil harus memilih warisan keluarganya, dan Azura harus bertahan seorang diri dalam dinginnya ekspektasi. Kini, mereka kembali dipertemukan di bangku SMA. Rasa yang dulu pernah tumbuh masih tersisa, namun luka lama dan ambisi pribadi menghalangi segalanya. Dalam pusaran cinta, impian, dan luka keluarga... mampukah mereka melawan takdir? Atau harus kembali merelakan segalanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines