MENATAP JAKARTA

MENATAP JAKARTA

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 20, 2019
Lelahnya setelah beraktivitas kuliah, menunggu bis di halte adalah hal yang paling membosankan. Ketika rasa lelah menyergap, mataku akan menyusuri satu persatu wajah-wajah lelah lainnya di halte. Aku melihat satu sosok wanita cukup muda dengan pakaian batik modern. Tangan kanannya memegang tas berwarna merah yang berkilau dan tangan kirinya memegang satu bungkusan berisi roti papabunz. Perutku menjadi sedikit lapar melihatnya, roti itu termasuk roti kesukaanku. Jika aku membelinya sekarang pasti nanti bis yang ku tunggu akan lewat meninggalkanku.
All Rights Reserved
#105
bus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Salah Status
  • Nakula

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines