Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
DEVANO

DEVANO

  • WpView
    Reads 70,379
  • WpVote
    Votes 3,020
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 7, 2019
Cerita seorang pria dingin dan seorang wanita licah. "Gw bukan pesulap yang bisa tau lu knp. Dan gw bukan penyihir yang bisa tau lu mau apa" #Devano. "Gw bkn cat women yang bisa berubah. Dan bukan juga wonder woman yang kuat." #Arra Dimana Arra yang terus menerus mengejar Devan tapi Devan yang hanya bersikap acuh kepada Arra karena masih belum bisa move on dari mantannya. "Devan arra bawa bekel buat Devan jgn lupa di makan ya" "Dan,dim buat lo gue enek liat nya" "Dev Arra bangun pagi-pagi cuman buat bikin bekel buat Devan. Kenapa Devan malah ngasih ke Dandi dan Dimas?" "Gue gak minta lo bkn bkl buat gw kn? Jd knp l repot². Msh untng bkl l g gue buang!!" Sampai ada rasanya untuk Arra menyerah mendapatlan Devan. Dia berusaha melupakan Devan tapi kenapa ketika ingin melupakan Devan. Devan malah mendekat ke Arra? "Ra jagan ngejauh-" Sampai dimana dia datang kembali. Devan kini mengacuhakan Arra memilih kembali kepadanya. "Dev dimana? Arra nungguin di cafe ko gak ada 'Sorry ra gw ada janji ama nyokap' "Trs sekarang devan dimana?" 'Nih ama bunda' "Ohh... Trs yg Arra liat sekarang siapa?" "ARRA BENCI DVN!" Berlari di tengah hukan deras dengan air mata yang berjatuhan itu sungguh sakit . 'Ha-halo d-dit" "D-ddit sa-kit di-t hiks" Mau tw kelanjutannya? Bca kuy:) Kepo? Penasaran? Lanjutt!!!! Baca cerita gw!!
All Rights Reserved
#246
devan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Davin [On Going]
  • ALETA
  • "Dimana Rumahku" [END]
  • ALSTARAN [END]
  • My Friend Is My Strength
  • 27 FEBRUARI
  • Devandra Mahendra
  • 5 JAGOAN AYAH
  • BOY & SENJA

"b-biarin gue tenang kali inii! Biarin g-gue gak ngerasain rasa s-sakit lagi." "Gakk Vin! Gak akan. Lo gausah ngomong yang aneh-aneh. Gue yakin lo itu kuat!" "Gue bener-bener c-capek, Zan," lirih Davin dengan bibir yang bergetar. "Masih banyak yang sayang sama lo! Algarez dan Cia butuh lo Davin. Ayoo wujudin semua mimpi lo bareng gue! Ada Olimpiade yang harus lo jalanin besok. Lo gak boleh lupain ituu. Gue selalu support lo!" Ucap Narzan susah payah dengan guyuran air mata yang engan berhenti. Dadanya terasa sesak. Sangat sesak! Melihat Davin yang terbaring di brankar dengan wajah pucat pasi. "G-gue mohonn arzan, g-anteng, d-unia, ak-hi-rat," Davin tersenyum, kala melihat Narzan terkekeh mendengar panggilan itu. Dulunya Narzan sangat membenci panggilan itu, menurutnya itu sangatlah berlebihan. Tetapi kali ini, Narzan menyukainya. "Gue ti-tip ini buat, Cia.." Davin memberikan secarik kertas kepada Narzan. ◍ "Aku titip mata aku sama kamu yaa, jaga baik-baik." ≻───── ⋆✩⋆ ─────≺ Kapan luka ini berakhir? Nyatanya luka ini terus selalu hadir sampai dimana hari terakhir itu tiba! #1 penulispemula 🏆 #1 lukaabadi 🏆 #2 markas 🏆 #3 terpuruk 🏆 #3 cia 🏆

More details
WpActionLinkContent Guidelines