We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mayat di Sore Hari

Mayat di Sore Hari

  • WpView
    Reads 392
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Wed, Feb 20, 2019
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Konon, Hutan Singkir dikenal sebagai hutan penerima jiwa yang tersesat. Seorang pria bernama Musa, tidak diketahui sebabnya, bisa menjelajahi Hutan Singkir tanpa pernah tersesat. Dipercaya oleh penduduk sekitar, Musa menjadi polisi hutan dan mengawasi semua aktivitas keluar masuk hutan. Suatu hari, saat berpatroli dalam hutan. Musa menemukan sebuah mayat tergeletak di tengah hutan. Menolong dan mengotopsinya, tidak ada yang mengenal sosok mayat itu. Keesokan harinya, setelah mengubur jasad dalam tanah, Musa bertemu kembali dengannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My gripping story begins
  • Bukan Salah Hutan [On Going]
  • our togetherness - end
  • What Should I Do? (xicheng)
  • Fallen to You  ✔️
  • Unknow Forest
  • Pria yang Menari Tango
  • MYSTERY OF VALTORIA
  • Nebula Kelam: Eksperimen di Ujung Realitas
  • The Sylvan Cipher (END)

Seseorang dengan gangguan mental mencoba sembuh dengan menjalani Diklat untuk menjadi bagian dari anggota suatu organisasi masyarakat yang konon katanya penuh dengan tradisi perpeloncoan dan otoritas yang tinggi. Lalu apa jadinya jika dalam acara Diklat itu ternyata ikut juga peserta yang tak kasat mata? Hanya kebetulan kah? Atau karena salah satu dari peserta Diklat itu ada yang punya mata batin sehingga ia terus menerus diikuti oleh mereka-mereka yang tak terlihat oleh manusia biasa? Atau karena lokasi Diklat itu yang memang terkenal angker? Lalu bagaimana dengan keselamatan para peserta Diklat tersebut? simak kisahnya berikut ini...

More details
WpActionLinkContent Guidelines