Singkat [Completed] ✔

Singkat [Completed] ✔

  • WpView
    Reads 1,384
  • WpVote
    Votes 587
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 20, 2019
Aku, Aileen Adina. Panggil aku Ay. Aku bertemu dengan seseorang diwaktu dan tempat yang tidak tepat. Bahkan keadaanpun tak mengijinkanku untuk bersamanya, namun aku masih diberi pilihan. Melukai sejak dini atau membiarkannya terluka lebih dalam. Haruskah aku bertahan meski melukainya? # 1 rs (200719) #7 singkat (100419) #8 singkat (060419) #14 singkat (280319) #9 medis (270319) #41 kematian (270319) #112 medis (150319) Apabila ada kesamaan dengan cerita lainnya, itu murni sebuah kebetulan. Karena cerita ini hasil imajinasi saya sejak lama. Trims
All Rights Reserved
#27
medis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 2 Reflection
  • Luka di balik harapan
  • Sama tapi Berbeda [END]
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • 9 Eternity || SEGERA TERBIT
  • She's In The Rain; Jung Eunha
  • Waktu?
  • Kita Sembuh Bareng?
  • ALVIVA (END)
  • Escapism: Love At 21st Century

'People come and go' sebuah kalimat sederhana, namun menyimpan segudang makna. Kadang, kita tak bisa memaksa siapa pun untuk tetap tinggal. Kadang, semesta perlahan menarik mereka menjauh, meski hati kita memohon agar mereka tetap di sini. Tapi.... Akankah cinta kita bertahan? Akankah cinta ini terus hidup, bahkan hingga maut memisahkan kita? Percayalah, tak ada seorang pun yang benar-benar mencintai momen perpisahan. Setiap perpisahan selalu membawa luka, selalu meninggalkan sepi. Kau tau? Hal paling menyakitkan dari sebuah perpisahan bukanlah sekadar kehilangan, melainkan kenangan berupa serpihan momen indah yang pernah diukir bersama. Ia tak mati, justru hidup di tiap sudut pikiran, membunuh perlahan kewarasan, meremuk remuk hati yang telah renta oleh rindu, melahap tanpa ampun jiwa-jiwa yang rapuh, meninggalkan raga yang tergolek pasrah di altar sunyi penantian tanpa ujung. Namun, kita sudah berjanji kan? Kita akan tetap berjalan beriringan, meski badai mencoba memisahkan, meski waktu perlahan memudarkan, meski dunia perlahan melupakan. Dan bila kelak akhir itu datang, biarlah aku tetap menggenggam tanganmu, dalam sunyi, dalam gelap, hingga hanya detak terakhir menjadi saksi, bahwa cinta kita tak pernah mati. ••••• Start : 1 Juni 2025 Finish : By Tres Alas

More details
WpActionLinkContent Guidelines