Unexpected Wedding

Unexpected Wedding

  • WpView
    GELESEN 3,072,229
  • WpVote
    Stimmen 77,736
  • WpPart
    Teile 29
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte So., Jan. 18, 2015
"Mommy? Kau mommyku kan??!!" tiba-tiba saja gadis kecil itu berteriak histeris, membuat Evelyn nyaris melompat saking kagetnya. Tangan mungilnya terangkat menarik-narik lengan baju Evelyn. Evelyn terhenyak. "Apa? Bu-bukan-" "Daddy bilang mommy cantik dan berambut panjang. Daddy juga bilang kalau mommy datang, mommy pasti akan memberiku permen. Kau pasti mommyku!" gadis kecil itu bersikukuh, membuat Evelyn semakin kelabakan. "Tidak adik kecil, aku bukan-" "Ayo mommy kita bertemu Daddy. Daddy pasti senang mengetahui Mommy sudah kembali!" kali ini gadis kecil itu melompat-lompat kegirangan. Evelyn membelalak lebar. Mommy? Yang benar saja! Aku bahkan belum menikah!!!
Alle Rechte vorbehalten
#290
unexpected
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Beautiful Submissive
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • Love, Anastasia
  • The Devil's Love
  • BAKPAO TELO
  • Yes, Sir
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • The Darkness After Make A Wish
  • Reconnect

"kau kecewa bahwa kau bukan keponakanku?" tanya Arthur menaikan sebelah alisnya. "aku kecewa kau telah berbohong padaku" jawab Jane yang akhirnya menatap mata sebiru laut diatasnya itu. "bukankah itu bagus?" ujar Arthur. Bagus? Apanya? Pasal dirinya ternyata tidak memiliki darah yang sama dengan Arthur, IYA. Tapi perihal Arthur telah menyembunyikan rahasia itu darinya selama ini Jane tidak dapat menerimanya. Jane berbisik dalam hati. "mengapa Uncle?" tanya Jane lemah, ia memegangi lengan Arthur yang masih terjulur mengurung dirinya. Menyentuh setiap otot yang keras dibalik kemejanya yang telah kusut itu. "aku tidak ingin kau pergi dariku" jawab Arthur. "mengapa kau berpikir seperti itu Uncle? Ini semua hanya sebuah affair" balas Jane. Hati Arthur memanas mendengarnya, gadis itu bahkan hanya menganggap ini semua hanya sebuah permainan diatas perjanjian. Kau bodoh Arthur, bukannya kau yang terlalu pengecut untuk mengungkapkan isi hatimu sendiri? Sebuah perjanjian hanya senjata untukmu agar gadis itu tidak lari darimu. Sekarang kau terjebak oleh permainan yang kau buat sendiri. Arthur terus mengumpat dalam hati. Sekarang mampukah ia menerima perasaannya? Bisakah ia membuat gadis itu mencintai dirinya? Bisakah ia melupakan mendiang istrinya hanya untuk Jane? Apakah Putrinya, Andrea dapat menerima keadaan ini? Dan yang terpenting, semua orang termasuk ibu Jane yang tak lain adalah adik angkatnya mungkin tidak dapat menerima hubungan terlarang ini...

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien