Taaruf?? Di jaman milenial seperti ini? Nanti gimana kalo kaya Mas Takira sama Mba Salwa? Yang baru 3 bulan nikah pake taaruf malah berakhir cerai? Ih, amit amit deh!
Rara (22 th) si pejuang skripsi yang lagi bunek banget ngurusin revisian. Otak berasa udah mau meledak gara-gara otak atik angka dan kata yang ga ada habis-habisnya. Udah mau minta nikah aja deh ketimbang bikin skripsi. Ngga kuat adek bang!
Dani (29 th) yang kerjanya cuma pantengin laptop di rumah dan wifi corner, diuber uber sama orang tuanya buat nikah. Gimana mau nikah? Jodohnya aja ga tau dimana!
Mereka bertemu dalam sebuah proses perjodohan islam, "taaruf". Akankah mereka berjodoh? Kita bisa berkehendak tapi Tuhan yang menentukan.
Cinta Itu Kayak Skripsi - Kalau Nggak Dicicil, Nggak Kelar-Kelar!
24 Kapitel Laufend
24 Kapitel
Laufend
''Tara, mahasiswi tingkat akhir jurusan Komunikasi, adalah sosok aktif, ceria, dan dikenal sebagai "ibu kos" oleh teman-temannya. Sementara itu, Raka, mahasiswa Teknik Informatika, lebih suka berkutat dengan laptop dan kopi hitam dibandingkan bersosialisasi. Dunia mereka berbeda 180 derajat-sampai skripsi mempertemukan mereka... secara tidak sengaja.
Saat dosen pembimbing Tara tiba-tiba cuti panjang, ia dipasangkan dengan dosen killer yang terkenal sangat teliti-yang ternyata juga membimbing Raka. Terpaksa harus sering bertemu untuk bimbingan bareng, mereka jadi saling mengenal lewat keluhan-keluhan lucu, drama deadline, dan kopi sachet warung depan kampus.
Di tengah tumpukan revisi, Wi-Fi kos yang lemot, dan kejaran wisuda semester ini, benih-benih cinta mulai tumbuh. Tapi seperti skripsi, cinta pun butuh dicicil. Pertanyaannya: apakah mereka akan kelar lebih dulu cinta... atau skripsinya?''