BROTHERS
  • WpView
    Reads 93,368
  • WpVote
    Votes 2,878
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 25, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
I HAVE A WONDERFUL SHELTER, WHICH IS MY FAMILIY. Gue punya orang tua yang sangat menyayangi gue. Gue memiliki hubungan baik dengan kakak kakak gue. Meskipun, gue terkadang tertekan dengan sikap possesive mereka. Tapi itulah, yang membuat gue merasa bahwa gue tau dimana gue berada. Biasanya gue kalau lagi sama kakak kakak gue. Kami sering nongkrong, saling membantu, menceritakan cerita yang kami miliki masing masing. Kami mendengarkan satu Sama lain. hanya mendengar, lalu memberi penyemangat tanpa menghakimi.
All Rights Reserved
#36
zaidan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • M E M O R Y  (On Going)
  • Brother and Sister [END]
  • IT'S ME ANASTASYA
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • little Girl And Possessive Cool Boy (End)
  • Mentari Yang Hilang
  • Perfect Queen
  • Dua Puluh Menit [END]
  • JEAN

Cerita yg tadinya gue pikir Cuma terjadi dalam sinetron yg gue liat ditelevisi. Yg alurnya sama sekali nggak gue duga dan gue sangka bisa gue alamin sendiri. Susah dan senang memang menjadi satu paket alur yg akan diterima saat kita masih hidup. Gue sadar itu. Karena nggak mungkin hidup itu Cuma seneng aja, begitu pun sebaliknya. Tetapi menurut gue, hidup gue ini lebih banyak susahnya sih dari pada senengnya. Hehe. Mungkin karena gue kurang bersyukur dengan segala nikmat yang udah Allah kasih ke gue. Bisa jadi. Tetapi kalau kalian yg mengalami apa yang gue alamin, mungkin kalian bakal pilih untuk bunuh diri atau lari dari semua kenyataan hidup kalian. Bukan maksud sombong dan sok bisa menjalani semuanya, tetapi memang hidup yg gue jalanin ini emang berat dan keras banget. Siapa pun temen deket gue yg gue curhatin masalah kehidupan gue pasti pada geleng-geleng kepala sendiri dan ngucapin supaya gue banyak bersabar menghadapinya. Keluarga, sahabat, bahkan pacar sekali pun cuma datang silih berganti dan mau mengakui status gue terhadap mereka pas mereka lagi butuh sesuatu sama gue. Haha. Sakit emang, tapi mau gimana lagi. Cuma rasa sabar yg bisa gue panjangin buat ngehadepin semua itu. and then satu hal yang gue inget n yakin sampai saat ini adalah nggak akan ada orang yang bisa gue percaya or gue jadiin tempat sandaran selain diri gue sendiri dan Allah SWT semata. Penasaran gimana kisah hidup gue? Lets check this out !!

More details
WpActionLinkContent Guidelines