UNLIMITED LOVE ✅ (END)
  • Reads 25,898
  • Votes 1,936
  • Parts 53
  • Reads 25,898
  • Votes 1,936
  • Parts 53
Complete, First published Feb 21, 2019
#1 in wp2019 》(11 Juni 2019)

"Lo tuh kayak remaja yang bikin tiga pengakuan. Dari suka, sayang, dan mungkin besok cinta.. Gue heran kenapa harus bertahap?" Gadis itu memainkan kakinya dan membiarkan rambutnya tergerai.

"Bagus dong.." Pria di sebelahnya tak berhenti memandang gadis itu dalam temaram lampu jalanan. Menyelipkan sebagian rambut gadisnya kebelakang telinga dan tersenyum puas. 

Aruna tertawa. "Kalo gitu.. Kakak nunggu jawaban gue?" 

Dengan nurutnya Ardha lantas mengangguk dan tersenyum sangat tipis. "Iya.."

"Jawab jujur atau bohong..??" 

"Jujur lah... gimana?" Ardha berdehem dan siap mendengarkan semua jawaban Aruna.

"Umm.. Gue.. gue sih belom.." 

Jawaban spontan Aruna membuat senyuman diwajah Ardha sirna, cowok itu lantas menghela napas dan memandang kearah bawah. Nampak kecewa. 

Lanjutannya? TBC! Baca ajah..

⏩Budayakan vote n like

⚠⚠Tolong plagiat jangan mendekat.. karena disini saya sedang menuangkan ide dan di dukung kuat orang tua saya 😊 saya mohon.. karena hak cipta cukup kuat. 

⛔Jika ketahuan menjiplak saya tidak ragu untuk melaporkan kepada pihak yang berwenang sekalipun!

🚫 Cover sumber by pintrest

Kalaupun teman2 menemukan cerita yg serupa silahkan hub. Saya.. langsung via Dm wattpad bonusnya saya baca cerita kalian semua dan saya follow langsung akun wattpad nya.. terimakasih teman-teman 😊😊😊

Selesai dibuat dan diperbarui 19 Mei 2020
All Rights Reserved
Sign up to add UNLIMITED LOVE ✅ (END) to your library and receive updates
or
#8long
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Adrian  cover
I'm Alexa cover
DIEZZA (Sudah Terbit) cover
Crazy Over You ✔  cover
Mantan Suami [Pre-order] cover
Revisweet [TERBIT] cover
Revoir (Tamat) cover
[2]Mak Comblang Kepepet Cinta✓ cover
Balance [Selesai] cover
Kendrick ; Possessive Boy cover

Adrian

52 parts Ongoing

Seumur hidupnya, Adrian hanya menjadi bayangan di keluarganya sendiri. Hingga suatu malam, satu kalimat menghancurkan segalanya. Ia pergi tanpa menoleh-tanpa rencana, tanpa tujuan. Tapi bisakah bayangan benar-benar menemukan cahayanya sendiri?