Ketos VS Wakos

Ketos VS Wakos

  • WpView
    LECTURAS 165
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadConcluida vie, ago 2, 2019
WpInfo
Ficción
Romance
Kevin: "eh cak habis pulang sekolah kumpul di ruang osis skalian kasi tau temen2 lo" ucap kevin bermalas malasan melihat muka cicak satu ini. Icha: "seenak jidat bae lo manggil gw cak, lo kira gw cicak hah?!" Icha pun emosi kesekian kalinya si klepon memanggil seperti itu, ya dia memang sangat benci dengan kevin because dia songong mentang2 jabatan ketos seenak dia ngupil apa. Kevin: "LO JUGA IKUT OSIS KAN? APA SALAHNYA KALO LO JUGA NYEBAR INFORMASI TADI?" Ucap kevin dengan lantang Icha: "lO PUNYA MULUT KAN? LO BISA KAN NGASI TEMPE SENDIRI KE ORANG2? DAN SATU LAGI JANGAN NYURUH2 GW LAGI! GW BUKAN UBAB LU. CATET DI DENGKUL BIAR GA LUPA!" Protes icha tak mau kalah Icha: "dhla cecan ga pantes ribut sama tukang parkir ysj."
Todos los derechos reservados
#283
receh
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • KEPERGIAN SENJA
  • Siblings (Completed)
  • DLS [ 2 ] Ansellina
  • [☑️] Love with Innocent Girl
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • jika bisa memilih
  • Davidson || END
  • 36 days with you {saida} [End]
  • Giant Baby [COMPLETED]

Sekolah. Sekedar- ladel atau judul untuk bangunan yang menjulang tinggi yang menerima ratusan remaja yang katanya menuntut ilmu pendidikan. Apa itu sekolah? Yang ia tahu tempat ini adalah jelmaan neraka yang menggerogoti jiwa pelan-pelan. "Lo!!! Benar-benar licik!!" Teriakan itu meledak ke udara penuh emosi yang tidak bisa di jelaskan. "Hahahaha." Tertawa menggema, palsu, dan nyaring. Tangan terangkat menghapus jejak air mata gaib, padahal tidak ada air mata yang turun dari netra cokelatnya, mata itu kering tangis itu hanya sandiwara. Tawanya padam secepat kilat, seketika wajah itu berubah serius, seolah tidak pernah mengenal tawa. "Thanks for the praising to me." Wajah yang tadinya tertawa ceria langsung tergantikan dengan wajah yang berubah dingin, bahkan aura mengintimidasi mencekam lawan. "Gue nggak suka basa-basi," katanya pelan tapi menusuk. "Keluar dari sekolah ini dan point lo untuk gue! Atau......." Senyumnya miring dan beracun terukir. "Scandal lo gue sebar," tersenyum smirk. Menatap wajah gadis di depannya yang sudah pucat. "Lo ngancem gue??" Sebisa mungkin siswi bernama Velena itu terlihat berani. Ia tidak mau kelihatan takut di depan gadis dengan tai lalat di ujung mata kanannya itu. "No!" "Hanya memberikan saran," ujarnya santai." Saran gue ini bagus, nyelametin lo dari rasa malu, kedepannya."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido