Aleasha (On Going)

Aleasha (On Going)

  • WpView
    Reads 175
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 7, 2019
Seperti dedaunan yang gugur, puing-puing masa lalu ikut luruh dari dahan-dahan palung hati. Hujan yang menyirami bumi digantikan pelangi yang bersemi. Dia datang membawa hari baru, menghapus jejak masa lalu dan mungkin mampu menjadi penawar lukaku. Dia yang kuharapkan akan terus seperti ini dan menetap di sini, di sudut hati yang tak bertepi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benalu [Terbit]
  • Sinful (Tamat)
  • To Heal
  • [Bukan] Cinta Pertama
  • you again ✔
  • Rasa Kedua#TeenficProject✔
  • Elegi Rasa : Pergi
  • DRYY
  • You Are Mine [Terbit]
  • ketika senja menyapa

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines