Sufala

Sufala

  • WpView
    Reads 1,410
  • WpVote
    Votes 267
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 6, 2020
BAGIKU MENJADI PRIA TAMPAN ITU MASALAH. Namun, bagi kebanyakan orang di anugerahi wajah yang super tampan itu sangat menguntungkan. Mereka dapat berekspresi apa pun dan di mana pun dengan tanpa harus merasa malu. Kebanyakan kamu hawa di dunia ini pasti menyukai pria tampan. True? Ya, walau mungkin rata-rata begitu, tapi itu tidak menutup kemungkinan bukan? Pria tampan itu banyak di puja, di damba, di sukai, di cintai, dan bisa mendapat segalanya. Seperti mudah memiliki pacar, gadis cantik misalnya. Namun, bagaimana jika semuanya kebalikan dari apa yang barusan kusebut di atas? Kenalkan namaku Sufala Dirgantara. Pria paling tampan di seantero sekolahan. Yang selalu gagal dalam masalah percintaan. Banyak kemungkinan-kemungkinan yang terjadi, termasuk ketampanan ini yang menurutku merupakan masalah terbesar dalam hidup. "Maaf, Sufala, kamu terlalu tampan bagiku." Ya, ini adalah ceritaku yang banyak di penuhi dengan berbagai macam kemungkinan. Selamat menikmati dan hanyut di dalam ceritanya.
All Rights Reserved
#2
pejuangcinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Impossible
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • Arsyilazka
  • SATU DARAH
  • CANTIKA
  • GRIZLEN {On Going}
  • Black and White
  • Ketika Cinta Berbicara
  • Baper -SELESAI-
  • Kaka&Rara [Completed]

[SLOW UPDATE] Mungkin, kali ini dia hanyalah pendatang. Tapi, bagaimana jika suatu hari nanti dia lah yang menjadi penopang? ________ Cerita ini bermula ketika Ghea Andara, cewek pecinta seni yang berniat membongkar kasus kematian sahabatnya, Clara Anindita. Setelah kepindahannya dari SMA Pelita ke SMA Angkasa, membuat kehidupan Ghea semakin rumit. Terutama tentang kisah cintanya. Diluar dugaannya, orang yang selama ini ia cari ternyata bersembunyi di balik sifat baiknya. Apa yang dirasa baik, nyatanya tak sebaik apa yang dipikirnya selama ini. Mustahil kah jika siapa saja bisa menjadi pelakunya? *** "Gak mungkin dia..," lirihnya seraya membekap mulutnya tak percaya. "Tapi kalo kenyataannya seperti itu, kita gak bisa apa-apa," "Gak!" "Ini mustahil!" "Gak mungkin!" "Bagaimana bisa?!" Ia hanya bisa menatap gadis di depannya ini dengan wajah sendu. Kini, jiwa itu seolah rapuh. Seakan tak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang berhasil singgah di hatinya, ternyata adalah orang yang membuat nyawa sahabatnya melayang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines