Philophobia [End] ✔

Philophobia [End] ✔

  • WpView
    Membaca 6,813
  • WpVote
    Vote 1,703
  • WpPart
    Bab 34
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Des 17, 2020
[Harap follow terlebih dahulu sebelum membaca] Amanitha Casarea Morgan merupakan seorang gadis cantik dengan sikap yang dingin dan ketus kepada setiap orang yang mencoba dekat dengannya. Bukan tanpa alasan ia melakukan hal itu, philophobia yang dideritanya membuat gadis itu tak bisa merasakan apa pun kecuali rasa benci kepada para lelaki-termasuk Ayahnya sendiri. Perceraian kedua orang tuanya membuat gadis itu semakin menutup diri kepada semua orang, termasuk sahabatnya-Kimmie. Pertemuannya dengan Joshua membuat hari Amanitha semakin buruk, lelaki itu selalu mengganggunya setiap hari. Namun pada saat Amanitha mulai menerima lelaki itu, sebuah rahasia besar akhirnya terbongkar di hadapan Amanitha. Membuat gadis itu menyadari satu hal, bahwa setiap orang dikirimkan oleh Tuhan bukan hanya untuk menyembuhkan luka, tapi juga bisa memperdalam luka yang telah disembuhkan. "Kita hanyalah sebatas momen tanpa pernah menjadi komitmen." **** Since : 18 April 2020 End: 17 Desember 2020 #1 in philophobia ( 4 okt 2020) #58 in sadness #85 in teenromance #64 in hurts #5 in morgan #2 in keterpaksaan #15 in mia
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#35
rea
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Annaya (SUDAH TERBIT)
  • SHILA [END]
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • Kalaya [END]
  • Pelangi [COMPLETED]
  • MARIGOLD ✓ [END]
  • Arrhenphobia [END]

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikahi perempuan lain. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, padanya aku terus menaruh rasa curiga. Hal-hal kecil membuatku marah dan tak mampu membendung emosi. Kecemasan-kecemasan itu benar-benar membuatku menderita. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan