Moon And Star

Moon And Star

  • WpView
    MGA BUMASA 86
  • WpVote
    Mga Boto 10
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Mar 23, 2019
Moon and Star I Hate Night But I Like Star! Senja adalah waktu terindah yang selalu aku nantikan, dimana sang surya mulai tenggelam dan.. ya itu sangat indah. Warna jingga perlahan berubah menjadi gelap dan dipenuhi oleh bintang bintang. Aku selalu menanti untuk memandang satu bintang yang paling terang, yang selalu ada diantara beribu ribu bintang dilangit. Waktu pun terus berjalan hari, bulan, tahun pun berlalu, sampai aku berada di satu titik yaitu membenci senja. Saat itu juga aku tidak pernah meninginkan senja dan malam hari, yang aku nanti hanyalah fajar dan siang hari. Dimana itu bisa bertemu dengan seseorang yang sangat berarti bagi ku, seseorang yang selalu memberi semangat untuk aku bangun pagi, untuk aku menjalani hari dengan senyuman dan dia adalah sosok yang selalu membuat aku bahagia. Saat saat bersamamu adalah hal yang paling berharga, sampai aku ingin menghentikan waktu untuk tetap bisa bersama kamu. Tapi.. disaat senja tiba kamu menghilang entah kemana, dan aku selalu mencarimu. Dimalam hari yang sangat sunyi tanpa adanya kamu disini, membuat aku membenci malam, bahkan disaat orang orang menanti malam untuk beristirahat, aku justru menanti pagi untuk bisa bertemu kamu lagi.
All Rights Reserved
#272
destiny
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Dibawah Bintang (TAMAT)
  • " BYE "
  • Senja yang Tersamarkan (COMPLETED)
  • Ketaksaan Cinta ✔️
  • When You Love Yourself (Tamat)
  • MISSHELLA ✔
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • Diary [COMPLETED]
  • Harapan Bunga Terakhir
  • LOST MY BREATH (ON GOING)

Bintang di antara kegelapan malam dengan kerlap kerlipnya, yang saling menyebar di antara gelap malam. Menatapnya dengan angin yang membelai rambut dan kulit tubuh yang tak tertutup kain. Sepi, sunyi dan hampa, teman akrabku setiap kali aku berdiri sambil manatap bintang. Kecewa, Marah dan Bingung, campur menjadi satu di dalam hati dan pikiranku selama ini. Hingga dia datang dengan sikapnya yang membuatku muak namun lama kelamaan terbiasa dengan sikapnya. Dia yang membuat mataku terbuka lebar akan masalah di depanku. Mengajariku mengerti setiap sudut kemungkinana dari masalahku. Dia hadir dengan membawa warna baru bagiku. Om Geje ku, yang mendekapku saat aku merasakan tidak ke adilan tuhan terhadapku. Hingga Tuhan kembali tidak adil padaku dengan mengambil sumber kebahagiaanku. Skenario Tuhan yang sama sekali tak kusukai. Mempermainkan setiap lakon yang kumainkan dengan sesukanya. Lalu merubahnya hingga membuatku HANCUR.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman