Story cover for MOONSTAR (END) by agnika_
MOONSTAR (END)
  • WpView
    Reads 872
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 22
  • WpView
    Reads 872
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 22
Complete, First published Feb 22, 2019
"Aku harap kamu akan menemaniku saat malam hari. Kita ciptakan langit yang indah setelah sang surya meredup"~moonstar

Berawal dari Bintang yang menemukan sebuah foto di dalam gudang. Keanehan dalam dirinya bertambah ketika menatap rumah disebelahnya yang selalu tampak sepi, seperti tidak ada orang yang menempatinya. 

Sampai suatu saat dia melihat teman sekelasnya memasuki rumah itu dan ada satu ruangan yang lampunya menyala saat tengah malam. Penasarannya terjawab saat dirinya tidak sengaja melihat seorang gadis cantik bersurai panjang berada di depan pintu dengan kursi rodanya. 

Dia berpikir ada yang ganjal dengan foto yang dia temukan, apakah foto itu milik gadis itu? 
Apa ini ada kaitannya dengan teman sekelasnya? Pikirannya berkecamuk. Pada saat yang tepat, semuanya terjawab. Siapa gadis yang tinggal di rumah sebelah yang selalu keluar saat tengah malam.
All Rights Reserved
Sign up to add MOONSTAR (END) to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Bad Girl VS Bad Boy {END}  cover
Saat Segalanya Tak Mengenal Arah Pulang cover
Evando&Seraphine [END] cover
Astronomi cover
Click! [moonsun]√ cover
Fomalhaut the Lonely Star (TAMAT) cover
ANGKASA [END] cover
Farel dan Refa cover
Numbness (selesai) cover

Bad Girl VS Bad Boy {END}

73 parts Complete

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading