We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
BROKEN
  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 23, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Tagslove
Nazlia Revani Abraka, gadis yang sopan pada orang yang lebih tua namun ceplas-ceplos jika berbicara dengan sahabatnya. Pintar. Selalu ceria, dan suatu saat ada suatu hal yang membuat dia menjadi seseorang yang sangat hancur. Namun, ada lelaki yang membuat Naz kembali ceria. Ya, dia adalah cinta pertama Naz. Dan kembalinya wanita itu ke hidup Naz, malah membuat Naz menjadi wanita yang egois. "Naz boleh menyukai pagi tetapi Naz harus ingat sebelum pagi ada malam, dan sesudah pagi akan kembali malam" kata-kata ini adalah motivasi Naz, dia tidak akan melupakan ini. Keep enjoy❤
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tentang Cia | end
  • SASSY & CLASSY
  • Because I Love You ( TAMAT  )
  • Kau Rumahku
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • RAFAELKARINA [COMPLETED]✅
  • A promise to you(√)
  • Mencintaimu Dalam Diam ( TAMAT  )

Kisah ini menceritakan tentang seorang gadis perempuan yang dituntut untuk mandiri. Dia gadis yang sudah terluka namun dia tetap tersenyum untuk orang lain. Dia ingin menunjukkan bahwa dirinya kuat. Dalam kisah percintaannya pun bisa dikatakan selalu gagal, dan pada suatu hari dia menemukan seorang lelaki yang sangat sayang padanya dan bisa mengerti tanpa mengatakan 'kenapa'. *** "dia siapa?" tanya gadis itu. "oh dia. Dia pacar aku" ucap lelaki itu dengan lantang. "hah? pacar?" gadis itu terheran mendengar penuturan bahwa perempuan yang berada disamping lelaki itu adalah kekasihnya. "iya dia pacar aku" jelas lelaki tersebut. "terus selama ini aku siapa kamu?" tanya gadis itu. "iya pacar. Tapi, maaf sebenarnya aku masih berharap kepada dia, aku hanya mengisi kekosongan saat dia pergi. Tapi, suatu saat dia kembali aku memilih dia dari pada kamu. Sekali lagi aku minta maaf" ujar lelaki tersebut. "mengisi kekosongan? dengan mudahnya kamu bilang gitu?" ucap gadis itu. *** Sampai dimana gadis itu berhasil membuktikan bahwa dia bisa tanpa lelaki itu. Dia pun sudah menemukan seorang lelaki yang jauh lebih baik dari pada sebelumnya. "kamu gak usah pasang topeng kamu didepan aku" ucap Ravi. Ana mendongkak melihat kearah Ravi dan Ana menatapnya. "kalo mau nangis, nangis aja sayang" ucap Ravi dengan mengelus kepala Ana. Dan Ana langsung menangis tanpa suara dengan menatap Ravi. Sedangkan Ravi hanya tersenyum melihat Ana yang menangis tanpa suara. *** "Ken" panggil Ana. "maafin aku belum bisa buka hati sepenuhnya sama kamu, aku masih takut" ucap Ana. ●●●●●●●●●● bapau Allo gaiss ini cerita kedua aku setelah AngSa. Semoga kalian suka yaa. jangan lupa vote, share, dan kasih tanda kalo ada typo ya gess papaiiiii

More details
WpActionLinkContent Guidelines