Young But Sick

Young But Sick

  • WpView
    LECTURAS 2,375
  • WpVote
    Votos 188
  • WpPart
    Partes 49
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, feb 25, 2021
"Fine Alexa, kita lihat sejauh mana kau sanggup menjauhi ku seperti ini, kau tidak akan bisa menghukum seorang Christof." kata Christof dengan percaya dirinya. "Pergilah Christof, kesombonganmu membuatku semakin muak." kata Alexa sambil masuk ke Penthouse Juli. "Alexa kumohon" kata Chris sambil menarik tangan Alexa dengan kencangnya. "STOP IT Chris! Kau sendiri yang mengingatkanku kalau aku hanya karyawan yang membutuhkan gaji darimu, apalagi yang kau tunggu aku sudah resign dan tidak mengganggu mu lagi." kata Alexa menahan tangisnya. "Stop it Lexie, I Love You So Much, please don't leave me." kata Chris memeluk Alexa dengan rapuh. Alexa terdiam membeku dipelukan Chris. Apa yang harus dilakukan Alexa, disatu sisi ia merindukan Chris nya disatu sisi luka dihatinya masih berdarah.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • AL AL GANG [Complicated]
  • TOUCHED (End)
  • the Story Untold
  • MANUSIA KUTUB "Dingin seperti ES"
  • Alexandra~Alfanso❤ (End)
  • Sleeping With My Boss
  • Somedays Later  √

Terdapat dua anak kecil yang gembira sedang bermain ditaman dan bercanda ria. Yang cewek namanya Lexa dan yang cowok namanya Al. "Xa, jangan nangis dong? Nanti aku beliin es klim lagi deh." Kata si cowok agak pelo. "Benelan, tapi yang banyak ya." Kata si cewek berhenti menangis sambil usap ingus nya. "Kita kesana yuk." Ajak si Al ke dua ayunan di taman tersebut. "Ayok." Kata Lexa semangat. Sambil main ayunan mereka berdua bercanda ria. Tapi Lexa takut bilang ini ke Al karena Lexa udah nyaman sama Al walaupun baru beberapa hari kenalnya. "Al." Panggil Lexa agak takut. "Ada apa, Xa?." Jawab si Al sambil ayunin ayunannya si Lexa. "Aku mau bilang sesuatu tapi Al gak boleh malah ya?." Sambil nunjukin kelingkingnya ke Al dan dibalas oleh Al. "Iya aku gak bakal malah kok." Kata La meyakinkan Lexa. "Lexa, besok disuluh papa sama mama pindah ke Belanda dan tinggal disana." Sambil nangis sesegukan karena dia gak bakal ketemu sama sahabatnya lagi. "Kenapa besok? Gak bisa ditunda aja." Dia bertanya sambil peluk Lexa tulus. "Katanya gak bisa, maafin Lexa ya Al. Lexa harus pergi jaga ini baik baik. Kalo Al kangen Lexa pandang aja buku ini." Sambil menyodorkan sebuah notebook yang berisi foto mereka berdua sedang bercanda dan menangis bersama. "Maafin Al ya, udah buat kamu nangis kayak gini. Kalo udah besal nanti kita pasti ketemu kok." Kata Al agak cadel. "Maafin Lexa ya, pasti nanti Lexa kangen banget sama Al." Masih menangis di pelukan Al. Yang bisa mereka lakukan adalah menerima kenyataan bahwa mereka harus berpisah. Dan hari ini mereka hanya menghabiskannya untuk melepas rindu sebelum Lexa pergi ke Belanda.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido