Loveam
  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 26, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Momy.., ini dedek siapa? Adam boleh bawa pulang gak?" seorang bocah kecil yang berumur 3 tahun berbisik menatap momynya memelas. "Enak aja ini dedek Heze tau..." Heze menatap Adam bocah kecil itu dengan matanya yang ia besarkan. Adam balas menatap Heze dengan cara yang sama berupaya menyamakan tatapan besar yang Heze berikan, "Heze kan udah punya Kaze...." "Adam juga udah punya Bliyan ..." Heze kembali ngotot dan semakin membesarka matanya. "Gak mau..., pokoknya ini dedek Adam..." "Gak bisa dong.., ini kan dedek Heze.." "Sshhh.., Adam sama Heze gak boleh berantem dong, dedeknya lagi tidur.., nanti klo dedeknya nangis gara-gara Adam sama Heze berantem gimana?" Dianne berupaya menengahi kedua bocah kecil dihadapannya walau salah satu bocah itu adalah anaknya. "Iya momy Heze bener.., Adam sama Heze gak boleh ribut ya.., Nathan sama yang lainnya aja diam-diam aja..." ucap Liliana ikut menengahi seraya memuji anaknya yang biasa cerewet kini diam karna melihat bayi kecil yang terletak di dalam inkubatur yang baru saja beberapa jam lalu dilahirkan di dunia ini. "Iya Adam gak boleh berisik ya.., klo gak kita pulang nih..." Leona menatap anaknya penuh peringatan seraya mengendong Brian yang saat itu baru berumur 5 bulan. Adam dan Heze menunduk lalu menoleh menatap Nathan dan yang lainnya mengerumuni inkubator tersebut. Mereka saling menoleh lalu menyusul para bocah kecil yang lebih kecil dari mereka untuk ikut mengerumuni inkubator tersebut.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Code Name: Athena
  • Interweave
  • STORY
  • Angel(o)
  • ReyHana (COMPLETED)
  • SATU DARAH
  • ALZEA
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  •  𝟕 𝐑𝐚𝐠𝐚 𝟏 𝐑𝐚𝐬𝐚 || 𝐄𝐍𝐇𝐘𝐏𝐄𝐍 [𝐎𝐧𝐠𝐨𝐢𝐧𝐠]
  • Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN)

Lino mendekati meja dan melihat sebuah bom berdaya ledak tinggi tergeletak dengan jarum jam yang terus berjalan, 1 menit lagi. "jangan, No!" teriak Lica, Vandy dan Benny menarik Lino menjauh dari meja. "elo sudah gila, apa!" bentak Cece'. "jangan deket-deket benda berbahaya gitu!" Lino melepaskan diri dari kedua cowok yang menahannya. "gue harus ngelakuin ini, Ce'. Hanya gue yang bisa." "jangan bercanda, No." kata Andrew yang tidak digubris Lino. Lino kembali mendekat dan mulai membuka jam pengontrol waktu ledaknya perlahan. "memangnya kamu bisa apa, No! hentikan!" teriak Ella, "Plis! Berhenti, No... aku nggak ingin kehilangan saudaraku..." isak Ella. "inilah gue yang sebenarnya." Kata Lino pelan tanpa mengalihkan perhatian dari bom yang sedang dia otak-atik. "gue bukan cewek yang selama ini kalian kenal." Dengan pisau daging yang tersedia diatas meja, Lino memotong kabel terakhir. Tepat 00.03, jam pengontrol ledakan berhenti bergerak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines