We hebben onze Inhoudsrichtlijnen bijgewerkt.
Bekijk de nieuwste richtlijnen om veilig verhalen te blijven delen.
Aish
  • WpView
    reads 892
  • WpVote
    Stemmen 158
  • WpPart
    Delen 11
WpMetadataReadCompleet woe, aug. 18, 2021
WpInfo
Fictie
Romantiek
Bersyukur adalah suatu cara agar kita selalu mendapatkan kebahagiaan. Aisya slalu bersyukur, karena itu segala bentuk ketetapan-Nya selalu ia jalani dengan rasa bahagia dan damai. Tapi, rasa bahagia itu hancur seketika,sejak dia berurusan dengan salah satu cowo most wanted di sekolah barunya. Konflik demi konflik yang terjadi antara mereka berdua menjadikan sebuah rasa benci ,yang sampai pada akhirnya sebuah rasa benci itu berubah menjadi rasa cinta.Namun apakah mereka bisa saling mengutarakan perasaan mereka?
Alle rechten voorbehouden
#5
sosweat
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • KANATA
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Saat Semua Sudah Terjadi Dan Penyesalan Datang Terlambat [END]
  • Nyala dan Arus
  • AKALA ; My heart beats for Miss

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen