We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pelik
  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 27, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Sempat dan lagi lagi dipertemukan dengan seorang yang tak pernah padam dari otak ini. Apa kita yang terlalu bodoh dalam percintaan, atau ini memang cara tuhan memberi sebuah permainan? Entah persetan dengan itu.. tapi ya dia yang selalu membuat senang. Tapi, apa iya kita harus berlarut dalam semua ini? Memikirkan seseorang yang entah balik memikirkan kita atau tidak.
All Rights Reserved
#2
schoool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR LOVE
  • Diana
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • Skysha
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️
  • Awal Bertemu Denganmu  COMPLETED ✔
  • Ikhwan [SELESAI]
  • Warna Yang Hilang
  • Kayla in Love (END)
  • Ketua Osis Vs Kapten Basket
DEAR LOVE

Pengalaman dalam kisah percintaan ada untuk dijadikan pelajaran agar kita bisa lebih berhati-hati dalam mengenal suatu hubungan. Acha, gadis yang akhir-akhir ini menjadi bahan pembicaraan di sekolahnya karena baru-baru saja ditembak dengan pria tampan di sekolahnya namun hubungan tersebut berakhir menjadi sebuah candaan. Sejak itu, dia menyimpulkan bahwa kisah first love nya justru berakhir gagal, dan istilah 'Love for the first love' tidak berlaku baginya. Kini, dia kembali dihadapkan oleh lelaki yang cukup asing baginya. Lantas dia berpikir, 'apakah dia datang sebagai penyembuh atau penambah luka?' Atau istilah 'Love for the first love' akan berpihak padanya setelah melewati lika liku dalam hubungan asmaranya? "Terima yang sudah terjadi, ikhlaskan apa yang tidak diubah, dan betulkan apa yang masih bisa diperbaiki." -Laudya Syafrillah Azzahra "Aku belajar bahwa hidup ini menyenangkan kalau kita melihat dari sudut pandang yang tepat." -Adriel Al-Ghiffari "Beberapa hal dalam hidup memang butuh diperjuangkan sendiri." -Rayyan Pratama

More details
WpActionLinkContent Guidelines