RENGKUH

RENGKUH

  • WpView
    Reads 881
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 10, 2019
Tulisan diubah dari awal! Kita hanya perlu saling mengerti. Apa? Saling mengerti? Bukannya selama ini cuma aku yang berusaha buat ngertiin kamu, bukannya selama ini cuma aku yang selalu jadi pihak yang berkorban . Hubungan kita terjalin atas nama perasaan. Perasaan? Disini cuma aku yang kayaknya punya perasaan, sedangkan kamu? Terus-terusan mengkambing hitamkan komitmen kita yang sebetulnya nggak pernah kamu mengerti. Kita hanya perlu menunggu sedikit lagi. Padahal, sejak awal tugasku hanyalah menunggu dan menunggu, mengerti dan mengerti. Aku padamu sepenuhnya, kamu padaku sedikitnya. Sekarang, mau kamu apa? Nggak tau:")
All Rights Reserved
#223
teenromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Without You (Terbit) || COMPLETE ✅
  • Ali Arkhan
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • You Are The One
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Bad Boys VS pembasmi playboy [Compeleted]
  • Rasa Tanpa Kata
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}

[Naskah terbaik dalam Event Writing Challenge Batch 01 di adakan oleh penerbit @journeymedia ] ●●● Pertemuan dan perpisahan adalah satu paket lengkap yang akan selalu melekat dalam atma. Begitu pula dengan kepergian, yang akan menemukan jalan pulang meski sejauh apa pun ia melangkah. "Menurut kamu, apa yang lebih menyakitkan dari sebuah perpisahan?" tanya Bastian seraya menengok ke arah Azalea. "Apa?" Manik keduanya bertemu dan saling bertatap. "Saat kamu menyadari bahwa seseorang pergi tanpa memberikan kenangan indah di akhir pertemuannya." Azalea langsung menatap tajam Bastian. "Bas, please ... Jangan ngomong gitu lagi." "Kita nggak pernah tahu, kapan kita akan menutup mata dan kapan kita akan membuka mata." Akankah kisah ini mampu memperbaiki luka yang telah terpendam sejak lama? Ataukah sudah saatnya berada di penghujung penderitaan dan bertemu dengan sebuah kata pisah? "Farewell is not the end of everything. Setiap kisah akan selalu menemukan jawabannya, meski harus menunggu bersama jutaan luka." ●●● [Disarankan membaca melihat tahun karena cerita ini memiliki alur maju-mundur] ©2021fidy

More details
WpActionLinkContent Guidelines