E'Poet
  • Reads 135
  • Votes 9
  • Parts 5
  • Reads 135
  • Votes 9
  • Parts 5
Ongoing, First published Feb 23, 2019
Pemuda itu terbangun dari tidurnya. Jemarinya meraih pena dan mulai menulis dipagi buta. Idenya begitu mengalir bagai sungai tak berbatu. Meski ia tahu, tak seorang pun bangun saat itu. Dan dari goresan itulah, sebuah puisi tercipta.
All Rights Reserved
Sign up to add E'Poet to your library and receive updates
or
#24imaginary
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Serpihan Sunyi  cover
My SIN (GXG iam Lesbian)  cover
Rengkuh Rasa, Remuk Raga cover
The Queen Sheyna (END) cover
အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete) cover
30 AKSARA MAHABBAH [ON GOING] cover
Rembulan Yang Sirna cover
Sasmita Nivriti cover
Gus Arsya Is My Husband [Hiatus] cover
kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2) cover

Serpihan Sunyi

78 parts Ongoing

Sunyi bukan sekedar ketiadaan suara, melainkan ruang bagi hati untuk memahami dirinya sendiri. Tidak perlu lari, sesekali memang perlu dinikmati.