Dear Mas Barra

Dear Mas Barra

  • WpView
    LECTURAS 2,524
  • WpVote
    Votos 108
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, sep 22, 2019
( BEBERAPA PART AKU REVISI SELEBIHNYA BELUM DIMOHON KERJA SAMANYA BILA ADA KATA2 YANG TYPO DIKOMENIN SAJA) TERIMA KASIH😊 Judul sebelumnya : " My Cold Husband" Apa salahku kenapa kau begitu membenciku apa karena perjodohan ini yang tidak bisa kau terima kalau iya aku juga sama seperti kau membenci pernikahan yang tidak ada cinta didalamnya. Tapi aku bisa apa ini semua demi orang tuaku. ~Rania Putri Baskara~ - - - - - UPDATE SESUAI MOOD :) ~Publish : 24 februari 2019 ~Finish : kapan yak:( --------------------------- Don't copy my STORY!! CERITA INI ASLI DARI PEMIKIRAN SAYA BILA ADA KESAMAAN TEMPAT , KARAKTER ATAU TOKOH MUNGKIN ITU HANYA KEBETULAN. Saya mungkin membaca cerita serupa untuk jadi referensi saya membuat cerita ini. SEKIAN TERIMA KASIH:)
Todos los derechos reservados
#472
penyesalan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Sesal Yang Terlambat
  • Angkasa Membenci Hujan (Masih Lengkap-END)
  • [COMEBACK] ICHY
  • Denyut Waktu (TAMAT)
  • STAINED PURITY | Sudah Diterbitkan
  • Cinta Anita (Season 1)
  • Andai Kau Tau
  • REGATHAN [END]
  • TEARS: Independent vs Gentleman [END]
  • Not A Perfect Husband ✔

"Cukup ambil bayimu, kenapa harus sampe menikah dengan OG rendahan itu, Israd?"tanya Zia marah dengan mata melotot tak terima pada sang anak. "Biar aku punya kekuatan hukum, Ma. Biar anak itu jatuh sepenuhnya ke tanganku tanpa ada drama dan perlawanan di masa depan, hanya itu. setelah dia melahirkan, aku ceraikan dia, usir dari rumah, dan anakku mama bawa Ke Singapura. Biar dia tidak bisa melihat anaku sedikitpun, masalah selesai, lalu aku menikah dengan kekasihku."jawab Irsad tenang, tapi percayalah, ucapan dengan nada dan raut tenang Irsad, membuat seorang perempuan mungil yang menempel bagai cicak di belakang pilar, menggigil takut dengan hati yang amat sakit di dalam sana mendengar semua ucapan para orang kaya jahat itu. Tapi, untung saja, dia bisa menguasai diri dengan cepat. lalu senyum sinis, terbit begitu mengerikkan di bibirnya. "Oh begitu, ya. Indah sekali mimpimu para orang kaya, tapi maaf, aku tak sebodoh dan selugu itu! Ku pastikan di hari pernikahan, aku sudah pergi sejauh mungkin dari hidup kalian para penjahat bersama dengan anakku pastinya!"desisnya bagai janji hidup dan matinya. Walau dia orang kampung dan miskin, jangan harap dia selugu seperti yang di pikirkan oleh Irsad bejat yang sudah menodainya 2 bulan yang lalu!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido