Naruto the last page 19 dan 20

Naruto the last page 19 dan 20

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 23, 2019
PAGE 19 || Scene pindah ke hutan || (Sementara di sisi lain, ayahnya, Sasuke, ia merasakan sesuatu. Sasuke bersiap dengan pedangnya, tapi ternyata tak ada apa-apa.) Sasuke: “[Cuma perasaanku saja?]” (lanjut berjalan) Naruto Chapter 700 PAGE 20 (Kembali lagi ke sisi Naruto, akhirnya ia sampai ke pertemuan itu.) Naruto: “Maaf telat..” (Para kage masa sekarang sudah tiba terlebih dahulu) Tsuchikage Kurotsuchi: “Aku sudah datang jauh-jauh kemari, tapi kau yang tinggal di desa ini malah telat..” Mizukage Chojurou: “Iya, dasar..” Raikage Darui: “Jangan menganggapnya serius begitu, kita tahu kan kalau jadi kage itu sibuk, maafkanlah dia..” Kazekage Gaara: “Sudah cukup basa-basinya. Ayo mulai pertemuannya.. Hokage..”
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naruto : Konoha Sex Exclamation 🔞
  • Naruto : See The Future
  • 5 Years After Divorce
  • Naruto : Power Of Scroll
  • Crazy Adventure... to Naruto World! [END]
  • RESORT: A Bedtime Story for Adult
  • Children of the Sixth Hokage
  • Mengulang Sejarah || END
  • Naruto : Kekuatan Rantai Dewa

Update Di Usahakan Setiap Hari Setelah serangan oleh Orochimaru dan Pasir, populasi Konoha sangat rendah. Saat-saat putus asa membutuhkan tindakan ekstrem, dan Tsunade mengeluarkan misi kelas S prioritas untuk setiap ninja Daun: untuk berpasangan dan mulai membuat bayi! Tsunade melihat sekeliling ruangan kantor Hokage-nya. Banyak shinobi dari desa daun yang dia panggil ke kantor menatapnya dengan saksama, bertanya-tanya mengapa rapat darurat diadakan. Hampir setiap ninja ada di sana: genin, chuunin, jounin, dan bahkan beberapa ANBU. Naruto hampir tidak bisa menahan diri. "Kakashi-sensei!" Naruto berbisik, "Ada apa? Kenapa misi kita dibatalkan?" Kakashi mengangkat bahu. "Eh..." Naruto memalingkan wajahnya. Sasuke menatap Naruto dengan kesal. Sakura menghela nafas. Asuma mencondongkan tubuh ke Kakashi dan berbisik ke telinganya. "Misi timku juga dibatalkan, begitu juga misi Kurenai dan Gai. Hampir semua misi sepertinya telah dibatalkan." "Hmm..." kata Kakashi. Tiba-tiba, Tsunade berdiri dan berdeham, memberi isyarat agar bisikan itu berhenti. Semua shinobi memberikan perhatian penuh kepada Hokage mereka. "Aku telah memanggil kalian semua ke pertemuan ini untuk menjelaskan mengapa semua misi non-darurat untuk sementara dibatalkan," Tsunade memulai, "dan untuk mengeluarkan misi prioritas kelas-S khusus untuk setiap ninja di Konoha..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines