Hurrun 'In

Hurrun 'In

  • WpView
    Reads 235
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 19, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Bidadari bermata jeli. Pria dingin itu selalu mengingat jelas tatap mata berbinar hitam legam..laksana mata rusa itu dalam ingatan. Baiq Pram nama lelaki itu. Seorang seniman, suatu pagi yang teduh, seperti biasa ia bergegas hanya untuk mencari inspirasi ke kedai kopi langganannya. Seperti biasa ia pasti akan menuju ke meja favoritnya paling sudut, selasar yang agak terlindungi dari pepohonan teduh. Demi menghabiskan seteko kopi panas.Setumpuk kertas dan polpen akan menemaninya seharian untuk mencari inspirasi. Betapa terkejutnya dia, ketika tiba di meja favoritnya, setumpuk kertas dan laptop tertinggal di mejanya. "iya iya ummi, Mira akan kasih kabar, bye mmuach assalamualaikum" wanita anggun berhijab biru itu seolah tak mempedulikannya. Seakan tak ingin menggangunya, Baiq duduk di selasar sebelahnya. Matanya tak berpindah dari gadis cantik berhijab bermata kelam dihadapannya. "Mas Baiq, duh" seorang pelayan, membuatnya terkejut. "Eh , no seperti biasa..less sugar" "hmm, cemilan" "boleh" Tak lama berselang pesanannya datang. "ssttt namanya Safina Elmira" bisik pelayan tadi sambil tersungging. Matanya seakan memgisyaratkan terima kasih tanpa bersuara, sedikit membuat pelayan tadi agak mengernyitkan alis. Tak lama kemudian hampir 20 menit Baiq memperhatikan lekat-lekat gadis itu, sesekali dia sibuk membuka bukunya, sesekali jarinya beradu dengan tuts huruf di laptopnya. Selang tak berapa lama ia berdiri merapikan perlengkapannya. Berlalu tak menghiraukan bila ada sepasang mata teduh dingin memperhatikannya. "Hurrun 'In" gumamnya. "Eh Mas Baiq" teriak si Eno. "Bentar aku balik lagi". "Hmmmhh" " kenapa Mas Baiq, udah pergi" "siapa" "oh si dia, kan aku udah bilang9 namanya". "Kok aku jarang melihatnya" mereka berdua bercakap di meja kasir, Baiq mengeluarkan uang di saku bajunya. "Noh, aba ajih punya anak" sahut Eno si pelayan sembari meletakkan uang kedalam tas kecilnya. "Rumah gede sana itu" seakan tak yakin, dengan jawaban si Eno. "Iya"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Friend Is My Strength
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • Misi Kalisa (End)
  • Forever Friends ( End )
  • i hate you bossy!
  •  CHARIVA SQUAD
  • Beautiful Disaster
  • Sayang
  • in verso aeternaria
  • "KILLED" Season 1

#At a glance Dingin. Itu sifat yang udah melekat di sifat lo. Maka dari itu aku datang untuk memberikan kehangatan agar sifat dingin lo hilang untuk selamanya ~Stevanio~ Kenapa? Lo masih aja mau deket ama gue.. padahal gue sering cuekin lo.. tapi apa yang buat lo nggak nyerah ngejar gue ~Sherill~ Keras kepala. Susah banget untuk nurut, tapi gue nggak akan pernah nyerah ~Elvino~ Seharusnya lo udah nyerah ngehadepin gue tp kenapa nggak? Ih serem jadinya klu liat lo kek gitu ~Ersa~ Kutu buku dan Aneh. Selalu aja mentingin buku dari pada aku. Tapi aku nggak akan pernah nyerah buat lo lihat ke arah aku dengan perasaan tulus lo.. ~Arkan~ Dasar Alien.. cari perhatian banget. Kenapa lo nggak pernah lelah buat gue lihat ke arah lo. ~Almeera~ Pendiam dan Polos. Gue akan buat lo jadi cerewet dan perhatian sama gue ~Myzen~ Gue harap dia akan lelah untuk selalu ganggu gue. Karna gue.. Capek!! ~Mikayla~ Tertutup dan Dingin. Gue akan selalu buat lo terbuka dan berbagi semua cerita lo ama gue ~Mikailano~ Please.. jangan bikin gue bingung.. gue mau hidup dengan tenang itu aja kok. Apa lo stalker gue ya? ~Miska~ Cerewet dan sok jual mahal. Gue mau liat sampe mana lo bertahan dengan ketampanan gue ~Shawn~ Nyebelin yah lo.. awas kalo lo gangguin gue lagi.. gue gampar bolak balik nih.. ~Syafiyana~. LOLA dan Ceplas Ceplos lagi. Gue tau klu lu suka ama gue kan..dah tau gue mah.. ~Kenzo~ Cowok kek lu kok ada juga ya di dunia ini, kagak peka amat sih lo.. kesel nih lama lama gue.. ~Kristin~ Pertemuan 6 sahabat dengan sahabat baru disaat SMA, mereka selalu berbagi cerita dan saling membantu saat suka maupun duka. Namun akankah mereka percaya jika dunia supernatural itu ada? Dan apakah mereka akan percaya bahwa mereka adalah mate dari 7 orang pangeran berdarah high warlock dan setengah Witch? Dibaca ceritaku yah, dan jangan lupa vote dan commen ceritanya. Makasih

More details
WpActionLinkContent Guidelines