Beban Anak Pertama

Beban Anak Pertama

  • WpView
    LECTURAS 33,694
  • WpVote
    Votos 1,897
  • WpPart
    Partes 88
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 13, 2024
Ini Cuma pelampiasan si anak pertama perempuan . Ditulis pas lagi emosi emosinya. Jadi abaikan saja. Ngak usah dibaca. Bacotan ngak berguna ini.
Todos los derechos reservados
#619
sulung
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Paradise
  • KALE [END]
  • NAFTAM
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Diary Depresiku
  • Bad Boys VS pembasmi playboy [Compeleted]
  • When Destiny Chooses (Taegyu Gs)
  • Sepotong Kekosongan [ THE END ]✔︎
  • Breathe
  • Aku, Luka Dan Lupa
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido