We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
REISHA

REISHA

  • WpView
    Reads 124
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 15, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Galak, jutek, dan cerewet. Itulah kata kata yang tiba tiba muncul dipikiran Reihan saat pertama kali bertemu dengan Keysha. Satu angkatan tetapi tak pernah sekalipun berteguran. Hingga satu kejadian yang membuat mereka menjadi terikat satu sama lain. Kejadian yang bisa membuat keysha yang tadinya belum bisa melupakan mantannya gilang sekarang bisa membuatnya perlahan membuka hatinya untuk reihan. Dan tanpa mereka sadari mereka memiliki perasaan yang sama, saling mencintai. Ada sebuah yang tak dapat reihan ungkapkan pada keysha. Ungkapan yang bisa membuat keysha memahami bahwa seseorang yang terlihat baik tak sebaik yang kita kira.
All Rights Reserved
#36
candaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inside You
  • BAHAGIA ITU LUKA KU
  • Bukan Sekedar Pelampiasan Amarah.
  • SAGARARUNA (TERBIT)
  • Wounds  [On Going]
  • Keyra's Style (REVISI)
  • Antara Nada dan Lensa
  • Saat Cinta Tak Terucap
  • Narasi patah hati

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-

More details
WpActionLinkContent Guidelines