SAVE [Niall Horan FanFiction]

SAVE [Niall Horan FanFiction]

  • WpView
    Reads 148,902
  • WpVote
    Votes 14,764
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 19, 2018
Elle Abigail Heather, seorang gadis periang dan pemberani kini berubah menjadi dingin dan seolah tak peduli. Menjadi seseorang yang tertutup. Tak terpancarkan kebahagiaan dari matanya. Hanyalah rasa takut dan kenangan pahit yang terus menghantuinya. Kenangan yang merenggut segalanya. Hingga akhirnya, Niall Horan memutuskan untuk memulai hidup barunya di London bersama Elle, kebahagiaannya yang tersisa. Meninggalkan Mulinggar. Niall mencoba menyelamatkannya, mencobanya untuk tersenyum kembali. Namun Elle selalu menolak dan mencoba menghindari Niall. Kejadian lima tahun lalu yang dialami merekalah yang menjadi alasan meninggalkan Mulinggar. Kejadian yang merenggut kebahagian Elle, keluarganya dan keluarga Niall. Merenggut semua harapan yang mereka gantungkan. Namun, apakah meninggalkan Mulinggar akan membuat semuanya membaik? Atau hanya memperburuk keadaan?
All Rights Reserved
#6
ellefanning
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • She's Not Afraid
  • GOTTA BE YOU // n.h
  • HENDALL ~dna [On hold]
  • The Secret Affairs (REVISI ✔️ - One Direction Fanfiction)
  • Catching Feelings • jb/nh
  • (Will Never) Get Your Heart
  • Fuckin' Unforeseen
  • ALEXA [n.h]
  • PHP//H.S

Jassy berjalan lunglai ke kamarnya. Dia bahkan lupa jalan kembali ke kamar karena kesadarannya belum sepenuhnya pulih. Pasti si sialan itu sudah merusak kerja otakku. batinnya. Dia bertemu Harry lagi sebelum kembali ke kamar. Jassy merasa jijik walau hanya meliriknya. Tapi lagi-lagi Harry menariknya. "Kau mau apa? Bukannya kau meninggalkanku sendirian tadi." "Tapi aku menunggumu disini." kali ini tatapannya datar. "Ingin sekali aku katakan aku membencimu." "Kalau begitu katakanlah." "I hate you !!" Kemudian Harry mencium bibir Jassy sekilas. "I love you, good night." lalu Harry pergi, kali ini benar-benar pergi ke kamarnya. Jassy masih terdiam, terpaku. Masih tidak menyangka dengan apa yang terjadi dan di dengarnya. Apa ini mimpi? Dia sangat berharap itu semua adalah mimpi. Tapi ini jelas, ini nyata. Jassy baru saja berciuman dengan Harry Styles. Dan itu mengganggu pikirannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines