"Suara bisa menjadi kunci. Tapi di Trinitas, suara bisa membunuh." Aqeela Calista tak pernah menyangka bahwa langkah kecilnya di lorong sekolah SMA Trinitas akan membawanya ke jantung kegelapan yang tak pernah benar-benar tidur. Bersama Harry Vaughan dan sekelompok teman yang tak pernah ia pilih, mereka terjerat dalam rahasia masa lalu yang berdarah, ruang-ruang terkutuk yang tak mengikuti logika, serta suara-suara yang mampu menulis ulang kenyataan. Ketika sejarah sekolah mulai menampakkan wajah aslinya tentang kutukan, lukisan, dan suara yang bisa menciptakan atau menghancurkan realitas, Aqeela dan kawan-kawan harus memilih. mengikuti naskah yang telah ditentukan... atau menciptakan narasi baru dengan risiko kehilangan segalanya. Namun di Trinitas, tidak semua yang mati tinggal diam. Dan tidak semua yang hidup tahu bahwa mereka sedang berada dalam cerita.
More details