Hati yang rapuh

Hati yang rapuh

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 31, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Hati yang rapuh... Cintaku begitu manis, sehingga membuatku terlalu bahagia menjalaninya. Dan sekarang cinta itu berubah menjadi pahit, seperti kopi yang tanpa gula. Aku rapuh, dalam kenanganmu. aku lelah, aku ingin senyumku kembali bersama keceriaanku. Aku rindu aku yang dulu, dan aku benci aku yang sekarang. Rapuh, hancur, terlihat begitu jelas diraut wajahku. Semua orang mengasihani ku yang sekarang, semua orang menganggapku gila karena cinta, dan Semua orang takut mendekatiku. Apa aku seburuk itu dan semenyeramkan itu? Oh Kenapa kau ciptakan kisah yang begitu indah, jika akhirnya kau menghancurkan harapan dari kisah itu. Kembalikan aku yang dulu.... Aku mohon. Aku lelah....... Aku juga ingin bahagia....... *Devina anjelyna kahar*
All Rights Reserved
#398
jail
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Naura & Lukanya
  • FRIENDzone (Completed)
  • DEAR ANNA (LENGKAP)
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • FIZYA
  • I NEED FAMILY√(TAMAT)
  • KEYSHA
  • STORY KEISHA (TAMAT)
  • INI CINTA BUKAN BENCI

⚠️⚠️⚠️⚠️ PERINGATAN: Cerita ini murni hasil pemikiran pribadi penulis. Jika terdapat kesamaan nama tokoh, alur, tempat, maupun kejadian, hal tersebut murni kebetulan dan di luar kendali penulis. Naura dan Lukanya adalah cerita tentang seorang perempuan yang terlalu lama memeluk lukanya sendirian. Tentang hati yang terbiasa pura-pura kuat, meski diam-diam hancur setiap malam. Naura tumbuh bersama kehilangan, kekecewaan, dan rasa sakit yang perlahan mengubahnya menjadi seseorang yang sulit percaya bahwa dirinya pantas dicintai dengan utuh. Hingga sebuah pertemuan yang awalnya terasa salah mempertemukannya dengan seseorang yang tidak pernah ia duga akan menjadi rumah. Pertemuan yang datang di waktu paling kacau, dengan cara yang tidak baik-baik saja, namun justru membawa mereka saling menemukan bagian diri yang selama ini hilang. Ia hadir bukan untuk menghapus luka Naura, melainkan menemani setiap proses sembuhnya. Memahami semua sisi rumit yang bahkan sulit dijelaskan dengan kata-kata. Tetap tinggal ketika dunia memilih pergi. Dan untuk pertama kalinya, Naura belajar bahwa dicintai tidak selalu harus menjadi sempurna terlebih dahulu. Karena terkadang, orang yang tepat datang bukan dengan cara yang indah. Namun hadir di saat paling hancur, lalu perlahan mengajarkan bahwa luka juga pantas dipeluk, bukan disembunyikan sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines