Story cover for Synonymous by herlinsadipun
Synonymous
  • WpView
    Reads 157
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 157
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Feb 25, 2019
Biru, si kecil yang punya julukan si paling sibuk-jadwalnya nyaris penuh seperti anak presiden. Siswa kelas X IPA 2 ini menjabat sebagai Sekretaris II OSIS, dan masih menyempatkan diri bekerja paruh waktu di kafe milik Om Jerry, sepupu dari almarhum ibunya.

Tugasnya sebagai Sekretaris II membuatnya sering berhadapan dengan Awan, kakak kelas yang menjabat sebagai Ketua OSIS dan terkenal dengan sikap jutek serta tidak sabaran. Setiap kali Biru terlambat menyelesaikan laporan atau sedikit salah dalam detail acara, Awan selalu ada di sana untuk menegur-dengan kalimat singkat yang selalu membuat Biru tertegun. Kenapa kalau dengannya selalu tempramen dan jika dengan Kak Yola Sekretaris I, Awan nggak pake urat kalau ngomong?

Biru pun mulai bertanya-tanya, mengapa dirinya selalu menjadi pelampiasan emosi kakak kelasnya yang satu ini? Apa mukanya terlihat semenyebalkan itu? atau emang Awan alergi dengannya?
All Rights Reserved
Sign up to add Synonymous to your library and receive updates
or
#845misterius
Content Guidelines
You may also like
F A K E ? [End] by zeevadeva__
58 parts Complete
[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]
Awan Untuk Pelangi ( SELESAI ) by Nucannucan
72 parts Complete
" lo mau jadi pacar gue gak?" Tanya cowok yang berpenampilan berantak dengan baju tidak dikancing. Cewek itu bingung... " duh gimana nih? Jawab apa?" Gumam pelangi yang sedang bingung tentang pertanyaan cowok itu. Cewek itu namanya pelangi ayura clarisa, gadis cantik dan lemah lembut yang disukai oleh semua orang karna sifat lembutnya. Tapi saat ini pelangi harus dibuat bingung karna ini adalah diluar rencana atau dugaannya. Mungkin yang kalian harus tahu adalah pertanyaan pelangi, kenapa tiba-tiba cowok ini menembak pelangi? Namanya awan, cowok badboy yang hobi mencari keributan, arogan, dan kasar. Adalah sifat awan tapi, kenapa awan bisa suka sama pelangi? Bahkan mereka tidak pernah ketemu ataupun kejadian lainnya. Oh tuhan pertanyaan ini berenang diotak pelangi! " lo budeg ya?" Tanya sekali lagi awan. " tinggal jawab iya bisa kan?" Lanjut awan bertanya sekali lagi pada pelangi. " eh, kalau tidak?" Jawab spontan pelangi. " tapi gak ada kalimat yang gue tadi bilang, gue bilang apa tadi?" Tanya awan pada pelangi. " tinggal jawab iya bisa kan?" Jawab pelangi yang mengulang perkataan awan. " jadi?" Tanya awan sekali lagi Jika kalian mau tahu lanjutannya, silahkan baca... Pacaran sama badboy adalah impian semua orang apalagi kalau gantengnya kayak awan. Duh gak bisa nolak pastinya mah. Jangan lupa vote dan coment yaa Kalau boleh follow juga ya # 1- bully # 1- romance # 3- fiksi # 5- percintaan # 7- cinta # 4- persahabatan
Don't Talk About Money by catheryn99
55 parts Complete
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
You may also like
Slide 1 of 9
Biru's World [Revisi] cover
Senyawa Abu-abu { F I N I S H } cover
Geralina || ON GOING  cover
F A K E ? [End] cover
EVERYTHING HAS CHANGE cover
Antipole cover
Upside Down cover
Awan Untuk Pelangi ( SELESAI ) cover
Don't Talk About Money cover

Biru's World [Revisi]

7 parts Ongoing

Biru terjebak dalam insiden nyaris mematikan sebulan sebelum tahun ajaran baru. Insiden yang membuatnya koma selama dua minggu penuh dengan pemulihan yang memakan waktu dan membuat jenuh. Ketika akhirnya ia siap untuk bergabung di sekolah baru yang ibunya pilih, secara mental persiapannya nol besar. Biru diam layaknya pengamat tanpa pernah mengeluarkan usaha untuk terkoneksi dengan teman-temannya. Butuh waktu untuk Biru membuka diri. Dan ketika Biru akhirnya mempersiapkan untuk melepas awan mendung di kepalanya, hati dan pikirannya dipaksa untuk menerima lebih dari sekedar sosialisasi khas anak SMA. + 𝐁𝐞𝐰𝐚𝐫𝐞 𝐨𝐟 ㅡ alur mainstream yang mungkin akan beberapakali maju-mundur, typo(s), bahasa campuran yang semi-baku, brøken english, kinda slow burn, and some scenes maybe can be triggering, etc. [✓] : Cover sources by Pinterest and edited by Canva.