We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Synonymous

Synonymous

  • WpView
    Reads 157
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Biru, si kecil yang punya julukan si paling sibuk-jadwalnya nyaris penuh seperti anak presiden. Siswa kelas X IPA 2 ini menjabat sebagai Sekretaris II OSIS, dan masih menyempatkan diri bekerja paruh waktu di kafe milik Om Jerry, sepupu dari almarhum ibunya. Tugasnya sebagai Sekretaris II membuatnya sering berhadapan dengan Awan, kakak kelas yang menjabat sebagai Ketua OSIS dan terkenal dengan sikap jutek serta tidak sabaran. Setiap kali Biru terlambat menyelesaikan laporan atau sedikit salah dalam detail acara, Awan selalu ada di sana untuk menegur-dengan kalimat singkat yang selalu membuat Biru tertegun. Kenapa kalau dengannya selalu tempramen dan jika dengan Kak Yola Sekretaris I, Awan nggak pake urat kalau ngomong? Biru pun mulai bertanya-tanya, mengapa dirinya selalu menjadi pelampiasan emosi kakak kelasnya yang satu ini? Apa mukanya terlihat semenyebalkan itu? atau emang Awan alergi dengannya?
All Rights Reserved
#260
misterius
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Biru's World [Revisi]
  • Antipole
  • Awan putih dan langit biru
  • Don't Talk About Money
  • Nada - nada Raka (Complete)
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • F A K E ? [End]
  • ALVANSA [Completed]
  • Airin dan Kisahnya

Biru terjebak dalam insiden nyaris mematikan sebulan sebelum tahun ajaran baru. Insiden yang membuatnya koma selama dua minggu penuh dengan pemulihan yang memakan waktu dan membuat jenuh. Ketika akhirnya ia siap untuk bergabung di sekolah baru yang ibunya pilih, secara mental persiapannya nol besar. Biru diam layaknya pengamat tanpa pernah mengeluarkan usaha untuk terkoneksi dengan teman-temannya. Butuh waktu untuk Biru membuka diri. Dan ketika Biru akhirnya mempersiapkan untuk melepas awan mendung di kepalanya, hati dan pikirannya dipaksa untuk menerima lebih dari sekedar sosialisasi khas anak SMA. + 𝐁𝐞𝐰𝐚𝐫𝐞 𝐨𝐟 ㅡ alur mainstream yang mungkin akan beberapakali maju-mundur, typo(s), bahasa campuran yang semi-baku, brøken english, kinda slow burn, and some scenes maybe can be triggering, etc. [✓] : Cover sources by Pinterest and edited by Canva.

More details
WpActionLinkContent Guidelines