Ketika Aku Bicara

Ketika Aku Bicara

  • WpView
    MGA BUMASA 8
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Mar 14, 2019
Sebuah antologi puisi berisi kenakalan berpikir, berimajinasi tapi dalam kesantunan. Banyak satir mengendap dalam makna dan tak bisa ditafsirkan hanya dengan sekadar membaca
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • KIARA [END]
  • Suara Asa: Nolisa
  • Annyeong Oppa! [Terbit]
  • QUOTES TOGETHER #LSC(1)
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Pengakuan Sang Semesta
  • Bumaga i Ruchka
  • Selaksa Noktah (END)
  • Untaian Aksara | Na Jaemin

"Ra, are you okey?" tanya Aksa. "I'm fine" "Gak usah bohong, maaf kalau kesannya gak sopan" jeda Aksa "tadi gue sempet denger kata-kata bokap lo". "Udah biasa kok" "Kalau mau nangis.. Nangis aja, ra" jeda Aksa "lo anak baik, lo udah berusaha. Jangan memikul beban lo sendirian gue ada di sini". "Jangan ngerasa lo sendirian, jangan ngerasa lo terlalu banyak membebani gue. Gue malah seneng kalau di bebani lo, masa cewek keras kepala ini mau nyerah". "lo kan pernah bilang ke gue, jangan pernah menyerah kalau mau itu semua terkabulkan berarti kita harus berusaha keras" "Gue.. Bersyukur masih punya lo, sa" ucap Kiara. "Gue gak bakal kemana-mana, gue bakal selalu ada di samping gadis cantik bernama KIARA MACKENZIE". "Pokoknya lo harus janji, janji liat gue jadi dokter" "Gue janji, Ra" Akan kah Aksa menepati janjinya? ⚠️WARNING ⚠️ Cerita ini sebagian ada dalam hidup ku, dan sebagian lagi aku ngarang. Aksa memang nyata! Dia ada di dunia ini, namun kisah dan ending nya aku buat berbeda..di tahun ini aku akan mencoba melupakan nya. Maaf jika masih ada typo🙏 Happy Reading

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman