Broken Dreams

Broken Dreams

  • WpView
    LECTURAS 285
  • WpVote
    Votos 34
  • WpPart
    Partes 17
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 23, 2021
Hidup dipikirnya hanya kenikmatan semata,hanya nafsu semata yang di cari semua kalangan orang di dunia. Jiwa tangguh, keras dan tekun dalam kehendaknya, tapi hanya satu yang buat dia luluh, perkataan manis dan janji. Apa itu janji? Perkataan yang membuat hati ini sekedar luluh, percaya bahwa apa yang dikatakan akan terwujud. Tapi nyatanya tidak, apa yang dipikirkan itu tak seperti yang ia alami. Tumbuh di area lingkungan ya dipikirnya penuh dengan rasa tanggung jawab, penuh dengan rasa jujur, tulus dan tak mudah untuk mengkianati sebuah perjanjian, ia tak butuh janji, tak butuh orang-orang yang menghinanya, tak butuh orang untuk menjatuhkan harga diri, percaya dirinya. Hanya butuh kesetiaan dalam hati seseorang untuk menguatkan dan merangkul dia saat jatuh ... Hanya butuh seseorang untuk mengerti posisinya sekarang ...
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • TOO MUCH (Tamat)
  • From The Eyes
  • Felicia> Januari With You
  • Canvas of Love (Tamat)
  • warna di balik sragam abu-abu
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • Rêverie
  • Apa Itu Cinta Sejati?
  • Dia Suamiku (ENDING)

Why aku harus menjalani rentetan kesialan? Tidak bisakah aku sekadar bernapas tanpa perlu mencemaskan apa pun? Mengapa aku harus melanjutkan hidup sebagai karakter bodoh yang faaaaake banget, sih? Orang lain pasti mampu mengambil alih jalan cerita dan mencampai puncak kesuksesan. Namun, aku tidak begitu. Jangankan merancang rencana memperbaiki ekonomi, sekadar berusaha leher tidak kena tebas tokoh penting pun sulit! Aku bermaksud memperbaiki hubungan dengan tokoh penting. Barangkali semua masih bisa kuperbaiki sekalipun mustahil. Namun, lupakan saja! Bukannya penerimaan baik yang kuterima, justru ancaman mati konyol terpampang jelas di hadapanku. Oke, baiklah~ Aku menyerah! Selamat tinggal! Kalian, tokoh penting, ingin membenciku? Silakan saja. Bencilah diriku sepuas hati. Semua tokoh di sini sinting! Bila hidup memberiku lemon, cukup lempar lemonnya ke musuh. Beres!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido