TamAra
  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 5, 2019
"baca aja biar tau alur ceritanya!bahasa apa adanya dan yang pasti murni hasil karya gue!." Apakah seperti ini rasanya hidup dikota? Kejam! Sadis! Dan bertemu orang sialana seperti dia hanya menambah beban saja Bukan malaikat penolong yang menolongnya tetapi orang orang bodoh yang mengitarinya dan kekayaan yang membuat tinggi. Entah mungkin ini hanya sementara Semoga semesta selalu berpihak padanya dan menjauhkan dari orang orang sombong seperti mereka. ### Yuk baca cerita ini.dijamin baperrrr dan meresa tertindas jika berada di posisi pemeran utama :):):)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Semu [Completed]
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • A moment of time
  • Everything
  • PROMISE               heart,memories,and you✔ [COMPLETE]
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • SARAY(U) [Completed]
  • Ikhwan [SELESAI]

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines