Kamu [Revisi]

Kamu [Revisi]

  • WpView
    Reads 6,843
  • WpVote
    Votes 1,067
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 17, 2019
Pada tanggal 23 januari 2018, terjadi gempa bumi di kabupaten lebak provinsi banten. Pada saat itu, secara kebetulan Mentari dan keluarganya sedang berkunjung ke tempat kerabat mereka di banten. Saat terjadinya gempa, Mentari dan keluarganya sedang berada di sebuah tempat perbelanjaan, kepanikan yang terjadi pada saat gempa menyebabkan Mentari harus terpisah dari keluarganya. Pada saat Mentari sedang mencari jalan keluar, Mentari hampir tertimpa material bangunan yang jatuh, beruntungnya datang seorang laki-laki yang menyelamatkannya, laki-laki itu terus menarik tangan Mentari, dan berlari melewati tangga darurat, meskipun kepalanya sudah berdarah tetapi dia terus melindungi Mentari, dan akhirnya Mentari dapat di selamatkan. Pada saat mentari ingin menanyakan namanya, dan ingin mengucapkan terimakasih, laki-laki itu telah pergi entah kemana. Mentari terus mencari keberadaan laki- laki itu, namun sudah satu tahun pencarian mentari belum membuahkan hasil, karena mentari hanya memiliki satu petunjuk, bahwa laki-laki yang telah menyelamatkannya, menyimpan gelang milik Mentari yang terlepas pada saat terjadinya gempa. Mentari tidak mengingat wajah laki-laki itu, karena waktu itu mentari sangat panik, oleh karena itu Mentari tidak terlalu memperhatikan wajahnya, sama dengan Mentari, laki-laki itupun tidak mengingat wajah mentari. Mentari pernah berjanji kepada dirinya sendiri, bahwa siapapun laki-laki yang telah menyelamatkannya, akan ia jadikan sebagai pacarnya, dan laki-laki itupun memiliki janji yang sama dengan Mentari, bahwa siapapun perempuan yang telah ia selamatkan akan ia jadikan sebagai pacarnya. Akankah mereka dipertemukan kembali oleh takdir yang telah terbentuk?. Akankah janji mereka dapat ditepati?.
All Rights Reserved
#151
ceritasma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tiga Belas Misi ✔️
  • Dari Januari Untuk Desember
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • ON SIGHT (Completed)
  • BULAN (END)
  • Pastry Love Story
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Mentari Pagi (SELESAI)
  • Sendy & Sindy ( On Going )

"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines