Tears in Labyrinth [UNHOLD]

Tears in Labyrinth [UNHOLD]

  • WpView
    Reads 1,730
  • WpVote
    Votes 302
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 14, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Tentang dua orang yang memiliki latar belakang kehidupan yang sama, keduanya hidup dalam kesunyian dan kesepian. Keduanya memilih untuk tidak terlihat, meski sebenarnya mereka bisa dilihat. Keduanya memilih untuk bersembunyi, meski sesungguhnya mereka takkan pernah bisa bersembunyi. Keduanya memilih untuk tak bersuara, meski sebenarnya mereka sanggup untuk berbicara. Keduanya memilih untuk menutupi bagian dirinya yang hancur, meski sesungguhnya diri mereka sudah lebur. Keduanya sangat pandai memahami orang lain, namun mereka kesulitan untuk memahami dirinya sendiri. Keduanya terlalu sibuk mengalirkan energi kebahagiaan, namun saat mereka ingin berbahagia, energi itu sudah habis tak bersisa. Sampai akhirnya, takdir mempertemukan mereka; Fajar dan Senja. ❝ Kita memiliki luka yang sama, hanya saja berada di tempat yang berbeda. Entah sampai kapan luka itu akan sembuh, aku harap luka itu tak membuat kita lumpuh. ❞ Genre : Teen Fiction/Young Adult, Angst Tears in Labyrinth, Copyrights©2019, All Rights Reserved. by Haifa Manar @faayourstruly
All Rights Reserved
#189
stress
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sakit? |✔
  • Cerita Tentang Zeeya
  • Antara Cinta dan Lara
  • My Angel [END]
  • H U R T
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • FASE
  • Satu Tiket Pulang

[COMPLETED] #rank 10 in teenfiction (16 Desember 2019) #rank 1 in Bagas (22 Desember 2019) #rank 3 in Fara (22 Desember 2019) #rank 3 in Yudha (22 Desember 2019) 🌿🌿🌿 Dia sama dengan yang satunya. Namun dia selalu dibedakan. Dia ingin sepertinya yang selalu dielukan. Dalam keluarga ia ditiadakan. Untung saja ada seorang lelaki yang dengan sabar menungguinya, hingga keajaiban itu tiba. Disakiti berulang kali tidak membuat seorang Faradilla Zayana takut mengulang kebaikan. Malah itu yang membawanya pada kebahagiaan. "Apakah harus jatuh dahulu untuk bisa lari? Apakah harus duka dahulu untuk menemukan suka? Apakah harus sakit Untuk mencapai bahagia? Jika benar, sampai kapan harus memikul ini sakit?" 🌿🌿🌿 Vector by me Background by pinterest Font by dafont

More details
WpActionLinkContent Guidelines