Story cover for Kalbu  [END] by steffiyohana_
Kalbu [END]
  • WpView
    Membaca 1,017
  • WpVote
    Vote 536
  • WpPart
    Bab 20
  • WpView
    Membaca 1,017
  • WpVote
    Vote 536
  • WpPart
    Bab 20
Bersambung, Awal publikasi Feb 27, 2019
Kalbu, perasaan batin.
Deretan kata yang tanpa sengaja sesekali singgah di dalam benak. Menjadi tamu yang tak ingin dijamu. Inginnya, hanya dituangkan dalam dimensi yang nyata, tatkala sulit dipahami selagi sang tamu masih berwujud abstrak. 
Bukan sesuatu yang penting, hanya beberapa tulisan singkat nan konyol yang hanya mampu membuat kamu yang (mungkin) akan membaca nya, tertawa renyah atau menganggap nya terlalu rendahan.
Sebelum menertawakan lebih dalam lagi, tolong beralih mencari tulisan yang jauh lebih hebat dibanding ini. 
Bongkahan demi bongkahan kata yang kian memenuhi benak ini, hanya ingin dileburkan saja, bukan untuk dicaci.
Barangkali, alam memang yang paling benar, tidak ada yang sempurna selain Sang Pencipta. Sebuah kewajaran jika kemampuanku hanya sebatas mata kaki saja, atau bahkan belum menyentuh jari kelingking sama sekali, kala milik orang lain sudah setinggi langit. 
Tapi, milikku ya milikku, milik mereka ya mereka, kurasa tak perlu membandingkan milikku dengan milik orang lain. Percaya bahwa segala hal di mulai dari titik awal, dan orang lain pun begitu. Maka, aku juga sedang memulai titik awalku. Entah apa yang akan jadi hasil akhirnya nanti. Jika bersedia, maukah kamu menjadi teman untuk menunggu dan melihat akhirnya bersama - sama denganku?

-SELAMAT MEMBACA
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Kalbu [END] ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#57kalbu
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
You're Here, But Not For Me oleh MyMiela
8 bab Bersambung
Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
SHETAN cover
Rindu Dalam Diam cover
You're Here, But Not For Me cover
Rasa Tanpa Kata cover
Jatuh Cinta Diam-Diam cover
The Bleeding Lady [completed] cover
Almost. cover
L.O.S.T Don't Know How to Love cover
Jauh. Esok Nanti atau Selamanya cover

SHETAN

33 bab Lengkap

Pernah bayangin, gak? Tiba-tiba ada cowok asing yang keren bertemu dengan mu. Eh, dia langsung manggil kamu, bersikap manis sama kamu seakan-akan kalian itu udah kenal lama. Ini bukan tentang seorang cowok yang hanya mengklaim seorang cewek sebagai pacarnya. Bukan tentang benci jadi cinta. Bukan tentang persahabatan yang akhirnya menimbulkan rasa. Tapi, ini semua tentang ketidakadilan yang dirasakan seseorang karena orangtuanya yang percaya akan sebuah hal yang namanya 'Pembawa sial'. Hanya karena sejak lahir dia memiliki sebuah kekurangan yang pada akhirnya tanpa mereka ketahui itu menjadi sebuah kelebihan yang membawa dia terjerumus kedalam kematian. Hingga dia sendiri yang pada akhirnya mengungkapkan semua kebenarannya. Lah, orang mati kok bisa mengungkap semua kebenarannya? Roh nya gentayangan, gitu? Jadi Setan? Eits! Judulnya saja Shetan. Ingat! S-H-E-T-A-N. Bukan setan kaya roh yang gentayangan. Pengen tau? Coba aja baca dan kalian akan tau jawaban yang sebenarnya. ---