Surat Untuk Ibu

Surat Untuk Ibu

  • WpView
    Reads 1,119
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 21, 2019
Tuhan, ini aku. Maaf aku malah menuliskan bukan langsung menyuarakan. Tuhan, kapan cobaanMu akan berakhir? Ah maaf, aku mengeluh. Aku tidak ingin menyerah, tidak akan pernah. Aku hanya lelah, lelah merangkul yang datang lalu menerima kenyataan bahwa yang datang akan pergi meninggalkan. Jangan pernah tinggalkan aku, tuhan. -Manusia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Tanpa Raga
  • [SEULGI x IRENE] Please~ ||END
  • PLEASE..DON'T HATE ME
  • kau bukan rumah
  • Antara DENDAM & CINTA[END]
  • In The Penthouse [JinKook]
  • Always Be With You
  • Jatuh Karena Cinta
  • You Are My Best Brother [Taejin] - [END]

Aku mencintai mu walaupun saat ini ragamu sudah tidak bersamaku lagi. Tapi aku takut jika nanti aku berpaling darimu maka dari itu akan ku tutup rapat hatiku tanpa tersentuh sedikitpun. Tapi sampai kapan aku melakukan ini semua? Sedangkan kamu, sudah pergi untuk selamanya. (Al Meira) Jika kamu masi terus terpaut masalalu, apakah aku bisa berharap sedikit saja untuk masuk dalam hatimu? (Farel maliq)

More details
WpActionLinkContent Guidelines