We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tinta Emas

Tinta Emas

  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 19, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Aisyah... kemarilah nak"panggil Tamara saat melihat anaknya dibully oleh teman temannya. "Bu..nda hiks...hikss..."Aisyah melihat bundanya yang berdiri di depan gerbang sekolahnya menjemput Aisyah pulang.Aisyah pun berlari mengejar bundanya dan menangis didalam pelukan bundanya. "Sssss....seorang putri tidak boleh lemah apalagi menangis sayang.Ais harus jadi gadis yang kuat yaa sayang"Tamara berkata pada anaknya sambil memeluk Aisyah yang tengah menangis terisak-isak. "Hikss.. hiks.. hikss..bun..da.. kenapa mereka selalu berkata Ais tidak punya hiks...hikss.. ayah dan Ais hiks.. adalah anak haram bun..da.apa benar Ais tidak punya ayah hikss..dan kenapa ayah Ais tidak pernah menemui kita hiks.. hiks..dan apa benar Ais anak haram seperti yang dikatakan teman teman Ais hiksa..hikss..."
All Rights Reserved
#103
spritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Asya Amarra [ By astar1913 ]
  • ECHA MY COLD ANGEL [END]
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • ASTAGHFIRULLAH, GUS AFZAL!
  • Story Love  Of Aisyah Guz Adnan🍁 ( Slow update)
  • Menikahinya Dalam Diam (On Going)
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • Langkah (By Auzizahirah)
  • destroyed °||on going||°

Asya Amarra seorang anak SMA dari status orang tua terkaya no. 4, semua iri dengan kehidupannya? Berprestasi, kebanggaan sekolah, ketua OSIS teladan, termasuk no 1 murid terpintar di sekolah, harapan orang tua anak anak lain? Tapi Asya menyangkal kehidupan nya itu. Yang teman temannya lihat adalah luar nya saja, bahkan kenyataannya tidak ada teman temannya yang mau berkunjung ke rumahnya. Walau pun itu untuk mengerjakan tugas kelompok! Yang berani masuk ke rumah nya hanyalah Raka, Kenzo dan Dean. Teman temannya yang lain hanya bisa menemui Asya di sekolah saja atau ada tiket khusus yang dapat mengajak nya keluar rumah. Hanya teman tema yang dia kenal dari Raka, yang bisa bermain sampai keluar kota dengan nya? *** "Asya, ke Tanggerang yuk" - Arvan "Asya, go lompat ke sini!!" - Darrel "Asya, mau ikut balapan?" - Taufan "Kalian mau ajak gua kemana lagi?" "Kok bisa sampai ga ketahuan papa?" "Kalian jalur dukun ya?" Asya hanya merasa menjadi manusia jiga bersama teman temannya, teman teman yang sering memujinya tanpa tahu kehidupan dibelakang nya. "ASYA!!!!" " NILAI KAMU CUMA INI!!?" "INI!!?" seseorang yang duduk di depan nya melemparkan 2 lembar kertas yang berisikan tanda tangan kepala sekolah SMA negeri itu ke wajah Asya. Asya menatap sinis ke arah seseorang yang di depannya itu. lalu, mengambil kembali kertas rapor nya yang terjatuh di lantai lalu menyobek nya. "Rata rata nya 99 loh?" Ucap asya sambil tersenyum "Papa buta ya?" "Sampai g bisa lihat nilai Asya yang paling tinggi di satu sekolah?" Anak itu berusaha menyombongkan nilainya yang tinggi walau di bandingkan dengan 10 sekolah besar dalam daftar semua universitas menyediakan berbagai macam beasiswa untuknya Di balik semua itu dia menyembunyikan sesuatu...

More details
WpActionLinkContent Guidelines