Aku, Malaikatku dan Togaku

Aku, Malaikatku dan Togaku

  • WpView
    Reads 339
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 21, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Impian bagaikan sebuah titik yang terus berkembang. Disebuah kegelapan ada setitik cahaya, cahaya diujung lorong gelap yang ingin kita gapai. Bukankah semua orang ingin keluar dan mulai mendekatinya? Rasanya seperti mimpi, telah sejauh ini. Kalau ini mimpi boleh kah aku meminta ingin terus tidur dan menikmatinya? Apa mereka malaikat dari langit yang dikirim sebagai orang tuaku? Betapa beruntungnya aku. Mereka mendukung dan memotivasi segala mimpi yang aku inginkan. Apa aku terlalu egois? Aku tidak tau diri? Terima kasih malaikatku, aku sarjana. Aku magister aku putri ayah dan ibu 😭 Salam hangat untuk ayah dan ibu. Dari gadis kalian seorang magister berumur 23tahun 💕
All Rights Reserved
#6
ayahibu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Moonlight Glow in the Heart [On Going]
  • Okay, We're Married on July
  • CAN'T GET OVER YOU [COMPLETED]
  • Dosenku Suamiku (TAMAT)                            [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Dear, Pak Dosen
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Senja Yang Terlukis Di Doamu [ON GOING]
  • SAGARA [Completed]
  • ARCLA (Monochrome)
  • Ventiones Academy [REVISI]

🚫MURNI HASIL PEMIKIRAN SENDIRI! 🚫MAU PLAGIAT? BERPIKIR, CARI IMAJINASI BUAT MENULIS TUH SULIT! 🚫BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM BACA DAN MENINGGALKAN JEJAK DENGAN VOTE DAN KOMEN! Ayesha Azzahra adalah mahasiswi semester akhir yang sejak lahir memiliki banyak luka batin. Tiada hari tanpa caci makian yang didapatkan dari keluarganya sendiri. Anak pertama yang memiliki adik perempuan, namun orang tuanya berperilaku tidak adil antara Ayesha dan Mila, adiknya. Orang tua Ayesha begitu menyayangi Mila, tapi tidak dengan Ayesha. Tak pernah sedikit pun Ayesha merasakan kasih sayang dan pelukan hangat dari keluarganya. Ayesha dulunya sangat dekat dengan Sang Pencipta dan tumbuh dengan mendalami ilmu agama sejak kecil. Meskipun tidak diizinkan masuk pesantren, ia menimba ilmu di sekolah islam. Karena sering dicaci oleh keluarganya, Ayesa mulai berpikir, 'Mengapa Tuhan tidak merubah hidupnya? Mengapa Tuhan tak pernah mengabulkan doa yang selama ini selalu ia panjatkan agar Tuhan mengubah orang tuanya agar sayang kepadanya?' Perlakuan buruk dari keluarganya membuatnya mengalami trauma yang mendalam. Bahkan gadis itu mengatakan tidak ingin menikah, tidak ingin membangun sebuah hubungan dengan pria manapun. Sampai akhirnya ia bertemu dengan seorang pria yang memintanya untuk hidup bersama. Zabdan Aqil, sosok pria paham agama yang datang dengan tujuan ingin membantu Ayesha untuk menyembuhkan lukanya dan mengajak Ayesha membangun sebuah keluarga yang harmonis untuk meraih surganya. "Bapak maunya apa sih? Apa yang bapak harapkan dari saya? Bapak sendiri tahukan, selama ini saya selalu dituntut ini itu dengan orang tua saya. Saya capek, pak!" -Ayesha Azzahra "Saya tahu selama ini kamu dituntut habis-habisan oleh orang tuamu. Sekarang giliran saya menuntut kamu untuk menikah dan menjadi istri saya." -Zabdan Aqil Start: 1 Januari 2024 End:

More details
WpActionLinkContent Guidelines