LISTEN

LISTEN

  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 15, 2019
Ini hanya perihal rumah ternyaman untuk segala keluh, tentang sebuah rasa yang entah kapan akan menjadi utuh, dan tentang persahabatan dari hati-hati yang rapuh. Ini hanya tentang mendengar dan didengar, meski degup membisu dalam detak waktu. Ada yang tak mampu terkata, meski nyata perihnya luka. Ada yang tak mampu terbaca, meski jelas isyarat mata. Ini hanya tentang seorang yang mengusahakan untuk selalu ada, tapi tak pernah dianggap nyata. Hanya perihal seorang yang berusaha menjadi sempurna, nyatanya tak berharga. Ini tentang seseorang itu, yang lirih pilunya tak terdengar oleh telinga-telinga yang menuli atau entah mereka tahu namun tak peduli. Ini tentang dia, yang selalu menjadi wadah untuk cerita duka. Namun, tak punya kesempatan untuk berkisah tentang lara. Ini tentang dia, Ra. _______________________ Cover by @WahyuAlfarih ©2019
All Rights Reserved
#213
aboutlove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendzone
  • Family Line
  • Another Pain (END) ✔
  • Different (END)
  • Nanti Juga Sampai
  • Rasa Tanpa Kata
  •  ANATHA
  • ATHALARIQ
  • ANGEL (END)
  • Jika Napas Ini Habis (END) ✔

Copyright©2018 by Sabiimh Plagiat dilarang mendekat!! No copy my story!! Cape mikirnya. [Ini cerita pertamaku yang dibuat pada saat aku masih pemula, amatiran. Jadi mohon maaf karna banyak typo, dan alur suka gak jelas] **** Nama wanita itu, Ara, Aradila Wilson. Wajahnya tidak secantik wanita diluar sana. Hanya saja mata birunya membuat jantung para kaum adam selalu bergetar saat memandang bola mata indah itu. Tetapi, sikapnya yang mudah emosional membuatnya ditakuti banyak pria, dan hanya sedikit pria yang berani mendekatinya. Hanya ada satu pria yang bisa membuat emosi Ara menurun, dan terkadang juga membuat emosi Ara menaik akibatnya. Nama pria itu adalah Malik Adelardo Achilles. Pria itu juga tak setampan pria diluar sana. Hanya saja senyumannya ditambah dengan lesung pipinya membuat para kaum hawa tergila-gila saat melihat senyuman manis pria itu. Ada ribuan orang diluar sana yang menginginkan hubungan Malik dan Ara lebih dari sekedar teman. Namun, keduanya belum mau menjalin hubungan lebih dari sekedar teman. Karena, takut sebuah hal buruk menimpa mereka, yang mengharuskan mereka berpisah dan menjadi orang asing. Mungkin juga, ada banyak orang diluar sana yang iri pada pertemanan mereka. Dan ingin memisahkan Ara dan Malik. Namun, keduanya tidak ambil pusing dengan para pengganggu itu. Mereka tetap bersama-sama dipenuhi dengan kebahagian, hingga akhirnya... Satu persatu masalah mulai berdatangan. Mampukah Ara dan Malik mempertahankan pertemanannya? Apakah mereka akan terus berada dalam zona pertemanan? Dan apa Ara dan Malik akan selamanya bersama-sama? ---- "Aku sudah melihat jutaan senja, tapi tidak satupun dari mereka yang lebih indah daripada ketika kau memelukku sebagai sore yang sederhana." -Malik Adelardo Achilles- "Aku baru sadar bahwa ada yang lebih indah dari senyummu. Yaitu, tawa kecilmu yang selalu aku rindukan saat kita duduk bersama menikmati indahnya senja." -Aradila Wilson- ---- #22 Nangis (6April2019) #9 Nangis (11April2019)

More details
WpActionLinkContent Guidelines