Dear, Calon Imam

Dear, Calon Imam

  • WpView
    Reads 1,973
  • WpVote
    Votes 118
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"mama ayah mana?"tanya Azizah dengan panik Sementara Rina mama Azizah hanya terdiam sambil meneteskan air mata "sabar nak"ucap Siti omah azizah ,yang mencoba menenangkan Azizah "kenapa?memangnya ada apa omah?ayah baik-baik aja kan" "ayahmu sudah meninggal nak"ucap Siti sambil meneteskan air mata dan memeluk Azizah Azizah pun langsung menangis dengan histeris "sebelum ayah mu meninggal, ayah mu menintipkan surat ini untuk mu"ucap siti sambil menyerahkan surat Azizah pun langsung mengambil nya dan membacanya saat membaca isi surat tersebut ,mata Azizah terbelalak kaget dengan isi surat pemberian ayah nya tersebut. . . . . . . . . . . . . apakah isi surat tersebut?
All Rights Reserved
#14
pesantern
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Assalamu'alaikum Kekasih Impianku [END]
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • SURGA UNTUK SARAH (SELESAI)√
  • Aku Rindu Ayah
  • BISUAN KURSI RODA
  • Bukan Aku yang Dia Inginkan || TERBIT ✓
  • Rindu yang Tak Berujung (Selesai)
  • Assalamu'alaikum Cinta [END]
  • (Bukan) Rumah Singgah
  • Arrasya Brian A.

𝐒𝐄𝐋𝐄𝐒𝐀𝐈 [𝐏𝐀𝐑𝐓 𝐋𝐄𝐍𝐆𝐊𝐀𝐏] [𝗦𝗽𝗶𝗿𝗶𝘁𝘂𝗮𝗹-𝗥𝗼𝗺𝗮𝗻𝗰𝗲] 𝗙𝗼𝗹𝗹𝗼𝘄 𝗮𝗸𝘂𝗻 𝘄𝗮𝘁𝘁𝗽𝗮𝗱𝗸𝘂:) ⚠️𝗗𝗜𝗟𝗔𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗣𝗟𝗔𝗚𝗜𝗔𝗧⚠️ •••• Aku hanyalah perempuan biasa yang sedikit mengerti tentang Agama. Bahkan, bisa membaca Al-Qur'an saja, diriku bersyukur tak terkira. Aku memang sederhana, tak pandai bergaya, apalagi memamerkan keindahan wajah yang putih dan bersih seperti perempuan diluar sana. Akan tetapi, saat mengenalnya aku merasa aku mengagumi dirinya. Namun, aku tau diriku tak layak bila disandingkan dengannya. Dia adalah sosok yang begitu mapan, baik akhlak maupun tutur bahasanya. Dirinya seorang Hafidz Qur'an. Bahkan disegani banyak orang. Sedangkan diriku, hanya perempuan biasa. Daripada dia yang jelas mengerti Ilmu Agama. "Aku akan mengkhitbahmu," katanya berhasil membuatku mendongak seketika. "Kak maaf, tapi aku-" "Aku akan datang nanti malam," lanjutnya yang menimbulkan gejolak dalam dadaku. "Maaf Kak, tapi aku tidak pantas untuk Kakak. Aku hanya perempuan biasa yang tak pandai beragama. Bahkan Kakak tau itu, aku bisa membaca Al-Qur'an saja bersyukur Kak. Sedangkan Kakak, seorang Hafidz Qur'an, bahkan disegani banyak orang. Maaf, aku tidak pantas untuk Kakak, permisi. Wassalamu'alaikum." •••• #penasaran? Langsung cek ya:) Start : 30 Januari 2021 End : 08 Mei 2021 𝗖𝗘𝗥𝗜𝗧𝗔 𝗠𝗨𝗥𝗡𝗜 𝗔𝗦𝗟𝗜 𝗗𝗔𝗥𝗜 𝗣𝗘𝗠𝗜𝗞𝗜𝗥𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗡𝗗𝗜𝗥𝗜. © Images from pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines