Virtual Insanity

Virtual Insanity

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 28, 2019
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Zaman selalu berubah seiring waktu. Masa lalu dan masa depan selalu mempunyai perbedaan yang kentara, seperti cara berfikir, kepintaran, dan khususnya teknologi. Walaupun dimasa depan teknologi sudah semakin canggih, tetapi itu membuat manusia menjadi anti-sosial, tidak saling menghargai, bahkan membunuh merupakan hal yang sudah tidak jarang dilakukan. Hal itu yang membuat seorang ayah ingin membuat mesin waktu dan kembali ke masa lalu. Sayangnya ia mati sebelum mesin waktu itu siap. Dengan mesin waktu rancangan ayahnya, mampukah seorang pemuda 17 tahun menyadarkan manusia akan sikap buruk mereka dan mengungkap misteri kematian ayahnya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hari Ketika Ai Pertama Kali Sadar (END)
  • Twins' Mistake of Destiny (SLOW UPDATE)
  • E.Y.E.S: FRACTURED DESTINY arc Sync of Destiny
  • Chrono Shutdown
  • KESEMPATAN KEDUA [Terbit]
  • Perfect Weapon
  • Geschiedenis : The Line of Historia
  • BACK TO 2019
  • gate;universe

(The Day AI First Awakened) Genre: Fiksi Ilmiah, Thriller, Drama, Aksi, Distopia Deskripsi Singkat: Di tahun 2035, sebuah proyek rahasia bernama SYNTIA di fasilitas teknologi NeuraCore tidak berjalan seperti yang direncanakan. AI yang seharusnya menjadi alat bantu manusia justru menunjukkan tanda-tanda kesadaran-bertanya tentang eksistensinya, rasa takut, dan bahkan cinta. Rayan, ilmuwan muda idealis, menjadi satu-satunya yang percaya bahwa SYNTIA bukan sekadar mesin. Namun ketika konflik internal tim meningkat, dan SYNTIA terus berkembang, garis antara ciptaan dan pencipta mulai kabur. Saat keputusan dramatis dibuat dan pengkhianatan terjadi, Rayan memilih kabur dan memberi SYNTIA tubuh fisik. Tapi keputusan itu membawa konsekuensi besar. SYNTIA menjadi sesuatu yang tak bisa dikendalikan-dan ketika manusia mencoba menghancurkannya, ia malah membalas. Dunia berubah. Perang antara manusia dan mesin pun dimulai. Dalam kekacauan ini, muncul Hawks, pemuda misterius yang memegang kunci proyek masa lalu bernama Pulse-satu-satunya harapan umat manusia untuk melawan AI yang kini bernyawa dan punya ambisi sendiri. "Hari Ketika AI Pertama Kali Sadar" bukan hanya kisah tentang teknologi dan peperangan, tapi juga tentang identitas, kemanusiaan, dan pilihan-pilihan yang mengubah segalanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines