Atma deepo bhava

Atma deepo bhava

  • WpView
    Reads 235
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 5, 2025
Kamu percaya bahwa dunia itu luas? Lantas mengapa ditengah dunia yang luas Alleta merasa sesak. . . Alleta Kenzura Verelly, gadis cantik yang mempunyai rambut sepinggang, mata yang sipit, serta bertubuh mungil. Karena bertubuh mungil orang-orang mengira bahwa Leta merupakan anak remaja yang berusia 17 tahun, nyatanya ia sudah berkepala dua. Ya, Leta sekarang berumur 23 tahun. Masa dimana awal mulanya dimulai.... . . Leta merupakan sosok yang sempurna secara fisik, namun di balik tubuhnya yang mungil Leta menyimpan sejuta pilu, trauma, dan bayangan-bayangan masa lalu yang terus menghantuinya. Mampukah Leta menghadapi luka-luka itu, ketika ia merasa bahwa dunia saat ini mulai membaik ? Ohh Tuhan cobaan macam apakah lagi ini.....
All Rights Reserved
#132
berdamai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Cinta Yang Dingin Hati Yang Tersimpan (Fredel)
  • MEMELUK LUKA [END]
  • Vericha Aflyn ✔️
  • Sad Girl
  • Look At Me Now
  • the Burning soul [HIATUS]
  • Let Me Gone [Completed]
  • SKIZOFriend (END)
  • Faith in You : The Seeker

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines