Only Love Can Tell

Only Love Can Tell

  • WpView
    Leituras 76
  • WpVote
    Votos 25
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, jun 13, 2019
WpInfo
Ficção
Romance
"Gue benci sama Fraya. Pokoknya benci banget! Kenapa dia selalu mengusik kehidupan gue?" Mengeluh dan mengeluh, begitulah keseharian Freddy menghadapi Fraya, cewek yang selalu memanggilnya dengan embel-embel 'suami'. "Lah? Kan gue bukan suaminya dia," pikir Freddy. Memang bukan, tapi bagaimana jika suatu saat takdir berkata lain? Plagiator just stay away!!! Jika ada kesamaan nama tokoh dan alur cerita, mohon maaf, karena cerita ini hanyalah cerita fiksi karangan pengarang saja.
Todos os Direitos Reservados
#4
freddy
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Caramel
  • MENYAKITKAN (Freya)
  • RAFIRA
  • 𝙵𝚄𝙲𝙴𝙺[𝚋𝚘𝚢] ✔
  • ON SIGHT (Completed)
  • MY BOYFRIEND
  • tentang dia
  • my arranged fiancé is a ceo.
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo