Story cover for Dibalik Pena by Rositaasiyah
Dibalik Pena
  • WpView
    Reads 1,802
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 37
  • WpView
    Reads 1,802
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 37
Ongoing, First published Feb 28, 2019
Menulislah hal yang bermanfaat bagi dirimu sendiri dan bagi orang lain pula. 

Tentang dia, dirinya, Dan engkau

Berbagi sebuah kata yg mungkin juga kalian rasakan
Mencoba menghibur diriku Dan juga dirimu
All Rights Reserved
Sign up to add Dibalik Pena to your library and receive updates
or
#32nasihat
Content Guidelines
You may also like
𝑭𝒓𝒐𝒎 𝑴𝒆 𝒕𝒐 𝑴𝒚𝒔𝒆𝒍𝒇🍂 | 𝓓𝓲𝓪𝓻𝔂 𝓓𝓮𝓹𝓻𝓮𝓼𝓲𝓴𝓾🍂 by Rcsy2001
127 parts Complete
🌞𝐓𝐄𝐋𝐀𝐇 𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓🌞 𝑇𝑒𝑟𝑠𝑒𝑑𝑖𝑎 𝑑𝑖 @𝐺𝑢𝑒𝑝𝑒𝑑𝑖𝑎 🏅#11 - Motivation '𝓓𝓲𝓪𝓻𝔂 𝓓𝓮𝓹𝓻𝓮𝓼𝓲𝓴𝓾.' ~𝑀𝑜𝑡𝑖𝑣𝑎𝑠𝑖 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑑𝑒𝑑𝑖𝑘𝑎𝑠𝑖𝑘𝑎𝑛 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘𝑘𝑢 𝑑𝑎𝑛 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘𝑚𝑢~ 𝐼𝑛𝑔𝑎𝑡 𝑖𝑛𝑖, "𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑖𝑗𝑎𝑘 𝑖𝑎𝑙𝑎ℎ 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑚𝑒𝑙𝑒𝑤𝑎𝑡𝑖 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑝𝑒𝑟𝑚𝑎𝑠𝑎𝑙𝑎ℎ𝑎𝑛 ℎ𝑖𝑑𝑢𝑝 𝑛𝑎𝑚𝑢𝑛 𝑖𝑎 𝑡𝑒𝑡𝑎𝑝 𝑚𝑒𝑛𝑒𝑟𝑖𝑚𝑎 𝑑𝑎𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑗𝑎𝑑𝑖𝑘𝑎𝑛𝑛𝑦𝑎 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑒𝑙𝑎𝑗𝑎𝑟𝑎𝑛." 𝐽𝑖𝑘𝑎 𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑖𝑚𝑝𝑎𝑛 𝑡𝑒𝑡𝑎𝑝 𝑐𝑎𝑛𝑡𝑢𝑚𝑘𝑎𝑛 𝑛𝑎𝑚𝑎, 𝑠𝑎𝑙𝑖𝑛𝑔 𝑚𝑒𝑛𝑔ℎ𝑎𝑟𝑔𝑎𝑖 𝑠𝑒𝑠𝑎𝑚𝑎 𝑝𝑒𝑛𝑢𝑙𝑖𝑠 𝑑𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑗𝑢𝑎𝑛𝑔 ℎ𝑖𝑑𝑢𝑝. 𝑇𝑒𝑡𝑎𝑝 𝑏𝑒𝑟𝑗𝑢𝑎𝑛𝑔 𝑤𝑎𝑙𝑎𝑢 𝑟𝑎𝑠𝑎 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑒𝑟𝑎ℎ 𝑖𝑡𝑢 𝑡𝑒𝑟𝑢𝑠 ℎ𝑎𝑑𝑖𝑟. 𝐹𝑖𝑔ℎ𝑡𝑖𝑛𝑔!!!✨ 𝑆𝑎𝑙𝑎𝑚 @𝑅𝑐𝑠𝑦2001✨
ANDAI AKU PUNYA KESEMPATAN LAGI by lolasilaban
40 parts Complete
Ini tentang aku, seorang anak perempuan diselimuti rasa rindu, penyesalan, kekecewaan, dan sakit hati. Tentang aku yang memiliki jiwa rapuh. Mungkinkah ada obatnya? Jika, ya, aku berani membayar berapa pun untuk itu. Aku tidak bercanda. Aku serius. Aku butuh obat itu agar duniaku kembali sempurna walaupun tidak pernah sempurna semasa aku hidup di alam semesta yang penuh misteri ini. Namun, siapa sangka. Ada keajaiban datang dalam hidupku. Aku berhasil menemukan obat untuk luka di tubuhku ini. Akan tetapi, obat itu tidak bisa dibayar dengan uang. Obat itu hanya bisa dibayar dengan cara paling aneh di dunia. Aku harus rela mengorban hal yang paling aku sayangi dalam hidupku. Kenapa harus diberi pilihan? Jika pilihan itu tidak bisa membuat lukaku sepenuhnya sembuh! Lalu, apa maksudnya menunjukkan obat itu kepadaku. Aku tidak mengerti dengan semua permainan alam semesta kepadaku. Benar-benar tidak mengerti. Aku marah dan menyalahkan alam semesta atas semua rasa sakit dari lukaku ini. Namun, itu tidak ada gunanya. Kenapa? Semesta tidak pernah salah. Aku yang salah karena tidak pernah memandang dari berbagai sudut. Aku hanya memikirkan diriku sendiri. Aku tidak pernah memikirkan orang lain sekalipun aku menganggap diriku tidak seperti itu, tetapi aku tidak bisa menilai diriku sendiri sebab karakter seseorang hanya dapat dinilai oleh orang lain. Akibatnya dari semua itu, aku harus belajar meredahkan amarahku dengan cara mulai memahami tujuan dan rencana alam semesta kepadaku hingga aku sadar bahwa rasa luka di tubuhku ini adalah ulahku sendiri. Kenapa? Sebab selama aku hidup, aku tidak pernah bisa memanfaatkan diriku atas kematian orang yang paling aku cintai, yaitu Lamtiur, Papa. Sosok yang berhasil mengubah duniaku menjadi penuh warna.
𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾 by shatheshanimuthe
45 parts Complete
𝐵𝑒𝑟𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑘𝑎𝑘𝑖 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖, 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑚𝑝𝑢 𝑙𝑎𝑔𝑖 𝑖𝑠𝑡𝑖𝑟𝑎ℎ𝑎𝑡 𝑙𝑎ℎ 𝑙𝑒𝑏𝑖ℎ 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘, 𝑘𝑎𝑟𝑛𝑎 𝑝𝑟𝑜𝑠𝑒𝑠 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑖𝑛𝑖 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛𝑖𝑛 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒ℎ𝑖𝑛𝑔𝑔𝑎 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑠𝑒𝑚𝑎𝑛𝑔𝑎𝑡 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑐𝑎𝑝𝑎𝑖 𝑛𝑦𝑎 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖 𝑙𝑢𝑝𝑎 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖. 𝑇𝑒𝑟𝑠𝑒𝑛𝑦𝑢𝑚 𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑚𝑒𝑛𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡𝑘𝑎𝑛 𝑎𝑝𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑘𝑒𝑗𝑎𝑟 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖 𝑏𝑎𝑑𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑘𝑢𝑟𝑢𝑠 𝑖𝑛𝑖, 𝑗𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑛𝑎ℎ 𝑏𝑒𝑟𝑢𝑏𝑎ℎ 𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑗𝑎ℎ𝑎𝑡, 𝑡𝑎𝑝𝑖 𝑖𝑛𝑔𝑎𝑡 𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑎ℎ𝑤𝑎 𝑘𝑖𝑡𝑎 𝑠𝑒𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑎𝑑𝑎 𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟-𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑢𝑡𝑢ℎ𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑖𝑡𝑎, 𝑡𝑎𝑝𝑖 𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑟𝑡𝑖 𝑘𝑖𝑡𝑎 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑚𝑒𝑚𝑒𝑛𝑢ℎ𝑖 𝑒𝑘𝑠𝑝𝑒𝑡𝑎𝑠𝑖 𝑚𝑒𝑟𝑒𝑘𝑎 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑟ℎ𝑎𝑟𝑎𝑝 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖.
You may also like
Slide 1 of 10
Karena Aku Tidak Ingin Hilang Tanpa Arti cover
Letters for Self cover
𝑭𝒓𝒐𝒎 𝑴𝒆 𝒕𝒐 𝑴𝒚𝒔𝒆𝒍𝒇🍂 | 𝓓𝓲𝓪𝓻𝔂 𝓓𝓮𝓹𝓻𝓮𝓼𝓲𝓴𝓾🍂 cover
Menyerah atau Bertahan? cover
Aku (hampir) Menyerah ✔️ | END cover
ANDAI AKU PUNYA KESEMPATAN LAGI cover
Does Not Become Anything cover
My Second Life (Completed) cover
𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾 cover
Quotes cover

Karena Aku Tidak Ingin Hilang Tanpa Arti

30 parts Complete Mature

Ini adalah kisah tentang suara-suara yang lama kupendam dalam diam. Tentang luka yang tak terlihat, tetapi terus berdenyut setiap malam. Aku menulis bukan karena kuat, tapi karena jika tidak, mungkin aku akan benar-benar hilang. Cerita ini bukan sekadar rangkaian kata-ini adalah perjalanan pulang ke dalam diriku sendiri. Jika kamu pernah merasa sendiri, kosong, atau tak didengar, mungkin kamu akan menemukan dirimu di antara halaman-halaman ini.