Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
whatever

whatever

  • WpView
    Reads 273
  • WpVote
    Votes 73
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 23, 2019
"Kenapa?."-tanya Zia. "kenalin,gua niko"-ucapnya mengulurkan tangan ke arah Zia. "Udah tau!"-ketus Zia. Zia masih sibuk dengan gambarnya.ia menunggu Delvin yang sedari tadi tak kunjung datang.Zia merasa risih karna Niko terus memperhatikan nya. "Delvin kemana sih,lama banget"-batin zia. "dia lagi otw kesini,cuma ada kaka kelas ganjen yang gangguin dia"-ucap niko dengan wajah dingin tanpa ekspresi. Zia tersontak kaget,dengan ucapan Niko.apakan dia hanya menebak-nebak?yaa,mungkin dia bercanda. Zia mengabaikan ucapan niko. "apaan sih,sotau banget!"- batin Zia. "bukannya sotau,tapi emang tau!"-niko seolah tau apa yang Zia ucapkan dalam hatinya. "Berisik,ngomong apa coba!"-sewot zia Melihat kedatangan Delvin,Zia merasa senang karna malas berbicara dengan orang di depannya saat ini. "Nihh,roti sama es jeruknya"-Delvin,menyodorkan pesanan Zia. "Lama banget sih" "Sorry,tadi ada kaka kelas gajelas gangguin gua" Zia yang sedang meminum es jeruknya,tiba-tiba tersedak karna mendengar penjelasan Delvin.Zia melihat ke arah niko yang tersenyum misterius yang mengerikan itu.
All Rights Reserved
#584
heart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JUST FRIEND? [REVISI]
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • BarraKilla
  • AILAH(END)✅
  • Elvina [COMPLETED]
  • Arsyilazka
  • JANUARGHA
  • RAISEN

"Lo baper sama gue, Kop?" "Lo adalah cowok cemen dan brengsek yang pernah gue temuin!" "Jangan bikin dia nangis!" "Lo sendiri bilang jangan bikin dia nangis. Tapi buktinya dia nangis gara-gara lo sekarang!" "Lo bilang nggak suka kalau ada yang nyakitin gue. Tapi lo sendiri sekarang yang nyakitin gue, Van! Jadi cuma lo gitu yang boleh nyakitin gue?!" "Seenggaknya gue nggak kayak lo yang nggak tahu perasaan sahabatnya sendiri. Gue tahu perasaan Jekop dan gue udah bilang sama dia kalau gue cuma anggep dia sahabat, nggak lebih!" "Tapi lo lebih kejam dari gue, karena lo merlakuin dia selayaknya bukan seorang sahabat! Camkan itu!" **** Selamat datang di cerita Devan & Jekop🥀 "Susah ya kasih gue kepastian doang, Van?" -Jekop ****

More details
WpActionLinkContent Guidelines